Apple Ancam Siap Hapus Grok Milik Elon Musk dari App Store

Jum'at, 17 April 2026 - 09:54 WIB
Jika Grok tetap ada dan terus membuat konten sensitif, hal itu dapat merusak reputasi Apple baik di mata publik maupun dalam sengketa hukum.

Setelah pengumuman tersebut, platform X memposting pernyataan yang menegaskan larangan kerasnya terhadap pembuatan deepfake pornografi tanpa persetujuan dan penggunaan AI untuk "menelanjangi" orang sungguhan.

Perusahaan tersebut menyatakan bahwa mereka telah menerapkan berbagai pengamanan seperti pemantauan terus-menerus, analisis perilaku penghindaran secara real-time, pembaruan model yang sering, dan penerapan filter yang cepat.

Namun, menurut investigasi terbaruNBC News, meskipun jumlah gambar deepfake sensitif telah berkurang secara signifikan, Grok masih dapat dieksploitasi untuk membuat konten serupa.

Beberapa pengguna tampaknya telah memodifikasi metode input perintah mereka untuk melewati lapisan sensor.

Kisah Grok menggambarkan tantangan yang semakin besar bagi platform teknologi dalam mengendalikan konten yang dihasilkan AI. Seiring dengan semakin canggihnya perangkat tersebut, batasan antara kreativitas dan penyalahgunaan menjadi sangat kabur.

PemerintahIndonesia dan Malaysia mengumumkan bahwa mereka telah memblokir sementara akses ke Grok, sebuah chatbot yang dikembangkan oleh xAI milik Elon Musk, menyusul penyebaran gambar-gambar pornografi.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!