Distribusi BBM di Selat Hormuz Lumpuh Total, AS Ancam Putus Jaringan Listrik Iran
Minggu, 22 Maret 2026 - 17:24 WIB
Distribusi BBM di Selat Hormuz Lumpuh Total. Foto/viet
TEHERAN - Presiden AS Donald Trump baru-baru ini mengumumkan bahwa ia akan menyerang pembangkit listrik Iran ini jika Selat Hormuz tidak dibuka kembali dalam 48 jam ke depan.
Pesan ini diposting oleh Bapak Trump di platform media sosial Truth Social pada pukul 19.44 tanggal 21 Maret (pagi tanggal 22 Maret waktuHanoi), menetapkan tenggat waktu yang diperpanjang hingga akhir hari Senin berikutnya.
Dalam unggahannya, Presiden AS menegaskan: "Jika Iran tidak sepenuhnya membuka Selat Hormuz tanpa ancaman dalam waktu 48 jam dari waktu tepat ini, AS akan menyerang dan menghancurkan berbagai pembangkit listrik mereka, dimulai dari yang terbesar terlebih dahulu."
Langkah ini menandai perubahan signifikan dalam strategi Trump. Sebelumnya, ia menyatakan bahwa ia sengaja menghindari menargetkan pembangkit listrik di Teheran karena tindakan tersebut dapat menyebabkan kerusakan selama bertahun-tahun dan meninggalkan trauma psikologis yang parah pada warga sipil.
Pesan ini diposting oleh Bapak Trump di platform media sosial Truth Social pada pukul 19.44 tanggal 21 Maret (pagi tanggal 22 Maret waktuHanoi), menetapkan tenggat waktu yang diperpanjang hingga akhir hari Senin berikutnya.
Dalam unggahannya, Presiden AS menegaskan: "Jika Iran tidak sepenuhnya membuka Selat Hormuz tanpa ancaman dalam waktu 48 jam dari waktu tepat ini, AS akan menyerang dan menghancurkan berbagai pembangkit listrik mereka, dimulai dari yang terbesar terlebih dahulu."
Langkah ini menandai perubahan signifikan dalam strategi Trump. Sebelumnya, ia menyatakan bahwa ia sengaja menghindari menargetkan pembangkit listrik di Teheran karena tindakan tersebut dapat menyebabkan kerusakan selama bertahun-tahun dan meninggalkan trauma psikologis yang parah pada warga sipil.
Lihat Juga :