AS Terjunkan USS Canberra untuk Sapu Bersih Ranjau Iran di Selat Hormuz
Minggu, 15 Maret 2026 - 09:18 WIB
Menurut Naval Technology, desain yang menampilkan lambung utama di tengah dan dua lambung bantu yang tersusun simetris di kedua sisinya, secara signifikan meningkatkan stabilitas kapal pada kecepatan tinggi, sekaligus memperluas area dek dan ruang interior untuk kompartemen misi dan sistem peralatan.
Kapal perang ini memiliki panjang sekitar 127 meter, lebar 31,6 meter, dan bobot sekitar 3.100 ton. Desain ini memungkinkan kapal mencapai kecepatan maksimum lebih dari 40 knot, relatif tinggi untuk kapal perang berukuran sedang, dengan jangkauan sekitar 4.300 mil laut.
Jumlah awak standar sekitar 40 orang, tetapi jumlah ini dapat meningkat tergantung pada konfigurasi misi dan modul tempur yang dikerahkan.
Sistem penggerak kapal ini menggunakan konfigurasi gabungan turbin gas General Electric LM2500 dan mesin diesel MTU, yang memungkinkan kapal mencapai kecepatan dan kemampuan manuver yang sangat tinggi di lingkungan pesisir yang kompleks.
Pencarian ranjau menggunakan teknologi "tanpa awak".
Meskipun dirancang terutama untuk misi tempur pesisir dan dukungan pembersihan ranjau, USS Canberra tetap dilengkapi dengan sejumlah sistem senjata pertahanan modern untuk memastikan kemampuan pertahanan dirinya dalam lingkungan pertempuran yang kompleks.
Sesuai dengan desain standar, kapal ini dilengkapi dengan meriam otomatis angkatan laut Mk 110 57 mm yang dipasang di haluan, dan sistem pertahanan jarak dekat RIM-116 SeaRAM, yang dirancang untuk mencegat ancaman jarak dekat.
Pada saat yang sama, kapal ini dilengkapi dengan radar tiga dimensi Sea Giraffe AMB, yang memungkinkan deteksi, pelacakan, dan klasifikasi target udara dan permukaan pada jarak jauh, sehingga secara efektif mendukung operasi pengawasan dan koordinasi pertempuran.
Salah satu fitur unggulan dari kapal kelas "Independence" adalah dek penerbangannya yang luas dan hanggar besar di bagian buritan.
Konfigurasi ini memungkinkan kapal untuk mengoperasikan helikopter MH-60 Seahawk dan drone MQ-8 Fire Scout secara bersamaan.
Pesawat-pesawat ini memainkan peran penting dalam misi pengintaian, pengawasan maritim, dan mendukung penyebaran sistem deteksi dan netralisasi ranjau jarak jauh.
Kapal perang ini memiliki panjang sekitar 127 meter, lebar 31,6 meter, dan bobot sekitar 3.100 ton. Desain ini memungkinkan kapal mencapai kecepatan maksimum lebih dari 40 knot, relatif tinggi untuk kapal perang berukuran sedang, dengan jangkauan sekitar 4.300 mil laut.
Jumlah awak standar sekitar 40 orang, tetapi jumlah ini dapat meningkat tergantung pada konfigurasi misi dan modul tempur yang dikerahkan.
Sistem penggerak kapal ini menggunakan konfigurasi gabungan turbin gas General Electric LM2500 dan mesin diesel MTU, yang memungkinkan kapal mencapai kecepatan dan kemampuan manuver yang sangat tinggi di lingkungan pesisir yang kompleks.
Pencarian ranjau menggunakan teknologi "tanpa awak".
Meskipun dirancang terutama untuk misi tempur pesisir dan dukungan pembersihan ranjau, USS Canberra tetap dilengkapi dengan sejumlah sistem senjata pertahanan modern untuk memastikan kemampuan pertahanan dirinya dalam lingkungan pertempuran yang kompleks.
Sesuai dengan desain standar, kapal ini dilengkapi dengan meriam otomatis angkatan laut Mk 110 57 mm yang dipasang di haluan, dan sistem pertahanan jarak dekat RIM-116 SeaRAM, yang dirancang untuk mencegat ancaman jarak dekat.
Pada saat yang sama, kapal ini dilengkapi dengan radar tiga dimensi Sea Giraffe AMB, yang memungkinkan deteksi, pelacakan, dan klasifikasi target udara dan permukaan pada jarak jauh, sehingga secara efektif mendukung operasi pengawasan dan koordinasi pertempuran.
Salah satu fitur unggulan dari kapal kelas "Independence" adalah dek penerbangannya yang luas dan hanggar besar di bagian buritan.
Konfigurasi ini memungkinkan kapal untuk mengoperasikan helikopter MH-60 Seahawk dan drone MQ-8 Fire Scout secara bersamaan.
Pesawat-pesawat ini memainkan peran penting dalam misi pengintaian, pengawasan maritim, dan mendukung penyebaran sistem deteksi dan netralisasi ranjau jarak jauh.
Lihat Juga :