Radar AS di Timur Tengah Dihancurkan, Sistem Pertahanan Iran Ikut Melemah
Kamis, 05 Maret 2026 - 13:15 WIB
Namun, sebagian besar pesawat tersebut diyakini telah ditarik dari daerah tersebut beberapa hari sebelum serangan terbaru.
Kemampuan intersepsi sistem Patriot di Qatar telah lama menjadi subjek perdebatan. Selama serangan terbatas Iran terhadap Al Udeid pada Juni 2025, AS awalnya mengklaim sistem tersebut telah berkinerja efektif.
Namun, citra satelit selanjutnya mengungkapkan bahwa kubah radar yang berisi peralatan komunikasi militer canggih senilai sekitar 15 juta dolar AS telah hancur. Para pejabat Pentagon kemudian mengakui bahwa rudal Iran telah menembus sistem pertahanan tersebut.
Pangkalan Udara Al Udeid - pusat operasi AS di Timur Tengah.
Patut dicatat bahwa pada saat itu Iran hanya menggunakan rudal Fateh-313 – jenis yang dianggap memiliki kecanggihan teknologi yang relatif rendah.
Analis militer percaya bahwa penghancuran radar pertahanan rudal dapat secara signifikan mengurangi kemampuan intersepsi AS dan sekutunya di Timur Tengah.
Kemampuan intersepsi sistem Patriot di Qatar telah lama menjadi subjek perdebatan. Selama serangan terbatas Iran terhadap Al Udeid pada Juni 2025, AS awalnya mengklaim sistem tersebut telah berkinerja efektif.
Namun, citra satelit selanjutnya mengungkapkan bahwa kubah radar yang berisi peralatan komunikasi militer canggih senilai sekitar 15 juta dolar AS telah hancur. Para pejabat Pentagon kemudian mengakui bahwa rudal Iran telah menembus sistem pertahanan tersebut.
Pangkalan Udara Al Udeid - pusat operasi AS di Timur Tengah.
Patut dicatat bahwa pada saat itu Iran hanya menggunakan rudal Fateh-313 – jenis yang dianggap memiliki kecanggihan teknologi yang relatif rendah.
Analis militer percaya bahwa penghancuran radar pertahanan rudal dapat secara signifikan mengurangi kemampuan intersepsi AS dan sekutunya di Timur Tengah.
Lihat Juga :