Kolaborasi Meta dan Prada: Strategi Elegan Menutupi Kualitas Kacamata Plastik yang Ringkih

Jum'at, 27 Februari 2026 - 13:27 WIB
Angka ini melesat tajam dibanding penjualan tahun sebelumnya yang hanya menyentuh angka 2 juta unit. Total penjualan luar biasa ini disumbang oleh kacamata tipe Ray-Ban Meta serta Oakley Meta, di mana merek Oakley dirancang secara khusus untuk konsumen dengan tipe yang atletis.

Sinyal masuknya Prada ke dalam ekosistem Meta semakin kuat setelah Prada dan EssilorLuxottica memperbarui kesepakatan lisensi kacamata mereka di bawah bendera Prada dan Miu Miu untuk sepuluh tahun ke depan. Kesepakatan yang ada sebelumnya diketahui telah berakhir pada tanggal 31 Desember 2025, namun kemudian diperpanjang hingga 31 Desember 2030, dengan menyertakan klausul ketentuan perpanjangan hingga 31 Desember 2035.

Bagi Meta, kacamata AI versi Prada akan memberikan mereka pijakan yang sangat kuat di pasar mode kelas atas (high-fashion), segmen mewah yang saat ini belum bisa dipenuhi oleh jajaran produk Oakley maupun Ray-Ban mereka.

Menjadikan kacamata cerdas sebagai simbol kemewahan juga diyakini akan memberi keuntungan besar bagi citra merek Meta secara keseluruhan.

Saat ini, Meta dan mitranya sedang dalam tahap diskusi serius untuk melipatgandakan target produksi kacamata pintar Ray-Ban Meta menjadi lebih dari 20 juta unit per tahun pada akhir 2026.

Kapasitas ambisius ini bahkan memiliki potensi untuk ditingkatkan kembali hingga mencapai 30 juta unit apabila lonjakan permintaan pasar terus terjadi.

Sebelumnya, tingginya permintaan pasar ini sempat memicu kendala pasokan, yang akhirnya memaksa perusahaan untuk menghentikan sementara (jeda) peluncuran di pasar Eropa demi memprioritaskan pasokan ke pasar Amerika Serikat.

Di masa mendatang, kacamata pintar ini diproyeksikan akan dijejali dengan fitur kecerdasan buatan lebih mutakhir, termasuk potensi penyematan teknologi "pita neural" (neural band) untuk memberi kemampuan kendali berbasis gestur yang lebih baik tanpa menggunakan tangan (hands-free).

Ilusi Mewah di Balik Privasi dan Kualitas Buruk

Namun, keberhasilan komersial ini tidak luput dari catatan kritis. Mengawinkan teknologi pengawasan dengan kacamata fesyen memicu gejolak privasi serius. Muncul gelombang penolakan konsumen yang semakin meningkat terhadap perangkat-perangkat pengawasan (surveillance devices).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!