Otomatisasi dan Keahlian Lokal Perlu Diperkuat untuk Ketahanan Siber Nasional

Jum'at, 13 Februari 2026 - 15:18 WIB
Zentara bekerja sama dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) dalam pengembangan dan pengujian teknologi keamanan. Regal mengatakan, kolaborasi tersebut penting untuk memastikan solusi yang dibangun relevan dengan kebutuhan dan karakteristik ancaman di Indonesia.

"Untuk mengembangkan solusi yang tepat bagi Indonesia, kami memang harus bekerja sama dengan BSSN," katanya.

Regal menjelaskan, motif pelaku serangan siber beragam. Ada yang sekadar mencoba kemampuan teknis, ada pula yang menargetkan sektor perbankan dan institusi keuangan untuk mencuri dana atau memperoleh keuntungan tertentu.

"Hacker pada dasarnya mencari ‘pintu yang terbuka’. Jika sistem memiliki celah, mereka akan mencoba masuk," ujarnya.

Karena itu, menurut Regal, pendekatan keamanan harus mencakup aspek ofensif dan defensif secara bersamaan. Zentara menerapkan konsep red team dan blue team untuk menguji ketahanan sistem klien. Tim ofensif berupaya menemukan celah, sementara tim defensif memperkuat perlindungan agar kerentanan dapat ditutup sebelum dimanfaatkan pihak luar.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!