Riset: Bermain Video Game Punya Pengaruh Tak Terduga pada IQ Anak-Anak

Minggu, 18 Januari 2026 - 10:29 WIB
Para peneliti meneliti catatan waktu penggunaan layar dari 9.855 anak dalamStudi ABCD, semuanya di AS dan berusia 9 atau 10 tahun. Rata-rata, anak-anak tersebut melaporkan menghabiskan 2,5 jam sehari menonton TV atau video online, 1 jam bermain video game, dan setengah jam bersosialisasi melalui internet.

Mereka kemudian mengakses data lebih dari 5.000 anak-anak tersebut dua tahun kemudian. Selama periode tersebut, mereka yang dalam penelitian melaporkan menghabiskan lebih banyak waktu daripada biasanya untuk bermain video game mengalami peningkatan IQ sebesar 2,5 poin di atas rata-rata.

Para peneliti mengaitkan menghabiskan lebih banyak waktu bermain video game dengan peningkatan kecerdasan pada anak-anak. (Yuganov Konstantin/Canva)

Peningkatan poin IQ didasarkan pada kinerja anak-anak dalam tugas-tugas yang meliputi pemahaman bacaan, pemrosesan visual-spasial, dan tugas yang berfokus pada memori, pemikiran fleksibel, dan pengendalian diri.

Penting untuk dicatat bahwa meskipun penelitian ini hanya mengamati anak-anak di AS dan tidak membedakan antara jenis permainan video (permainan seluler versus permainan konsol), penelitian ini tetap memberikan wawasan berharga tentang permainan dan IQ – dan mendukung gagasan bahwa kecerdasan bukanlah konstanta tetap yang kita miliki sejak lahir.

"Hasil penelitian kami mendukung klaim bahwa waktu menatap layar secara umum tidak mengganggu kemampuan kognitif anak-anak, dan bermain video game justru dapat membantu meningkatkan kecerdasan,"kataahli saraf Torkel Klingberg dari Institut Karolinska di Swedia pada tahun 2022 ketika penelitian tersebut dipublikasikan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!