Dyson Bawa Teknologi Mesin Jet ke Sudut Ruang Tidur

Jum'at, 09 Januari 2026 - 10:46 WIB
Secara teknis, nasel (rumah mesin) pada HushJet didesain dengan bentuk skulptural yang mampu menciptakan amplifikasi aliran udara.

Mekanismenya bekerja layaknya konsentrator pada pengering rambut: menarik udara di sekitar, memadatkannya, lalu menyemburkannya kembali dengan kecepatan tinggi. Hasilnya adalah sirkulasi udara yang masif dari perangkat yang hanya berdimensi tinggi 45 cm, lebar 23 cm, dan kedalaman 23 cm.

Hening yang Terukur

Pasar pemurni udara sering kali terjebak pada dilema klasik: performa tinggi identik dengan suara bising. Dyson mematahkan stigma ini dengan data yang presisi. Dalam mode malam, perangkat ini hanya menghasilkan suara sebesar 24 desibel (dBA).

Sebagai komparasi, tingkat kebisingan di perpustakaan rata-rata berada di angka 40 dBA, sementara bisikan lembut manusia ada di kisaran 30 dBA.

Dengan bobot hanya 3,5 kg, perangkat ini bekerja lebih senyap dari bisikan, menjadikannya anomali di kelas purifier bertenaga tinggi.

Keheningan ini dicapai berkat desain nasel berbentuk bintang yang unik. Struktur ini berfungsi mengurangi turbulensi udara—sumber utama kebisingan pada kipas angin konvensional—sekaligus meredam gelombang suara yang dihasilkan oleh kompresor berkecepatan tinggi.

Meski hening, performanya tidak bisa dipandang sebelah mata. Dyson HushJet memiliki tingkat pengiriman udara bersih (Clean Air Delivery Rate/CADR) sebesar 250 meter kubik per jam (m³/jam).

Angka ini cukup untuk mencakup ruangan seluas maksimal 100 meter persegi, sebuah cakupan yang sangat luas untuk perangkat yang bisa diletakkan di atas nakas tempat tidur.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!