Dyson Bawa Teknologi Mesin Jet ke Sudut Ruang Tidur

Jum'at, 09 Januari 2026 - 10:46 WIB

Efisiensi Ekonomi Filter Jangka Panjang

Salah satu kritik terbesar terhadap kepemilikan air purifier adalah biaya operasional penggantian filter yang rutin, biasanya setiap 6 hingga 12 bulan. Dyson merombak struktur biaya ini dengan memperkenalkan sistem filtrasi elektrostatis baru.

Filter pada HushJet diklaim memiliki masa pakai hingga 5 tahun. Ini adalah lompatan kuantum, empat kali lebih lama dibandingkan rata-rata filter pendahulunya. Dari sisi ekonomi, meski harga awal unit dibanderol Rp6.999.000, biaya kepemilikan jangka panjang menjadi jauh lebih rendah karena pengguna tidak perlu mengeluarkan dana jutaan rupiah setiap tahun untuk komponen habis pakai (consumables).

Secara spesifikasi, filter ini menggunakan media bermuatan listrik yang mampu menangkap 99,97 persen polutan sekecil 0,3 mikron. Sistem filtrasi tertutup sepenuhnya memastikan polutan seperti serbuk sari, debu, bau hewan peliharaan, hingga serpihan kulit yang telah terhisap tidak akan bocor kembali ke ruangan.

Kecerdasan Buatan untuk Kualitas Tidur

Polutan dalam ruangan, terutama di kamar tidur yang tertutup rapat, dapat menumpuk dengan cepat. Studi menunjukkan bahwa kualitas udara yang buruk berkorelasi langsung dengan gangguan tidur.

Menyadari hal ini, Dyson menyematkan sensor pintar yang memantau kualitas udara secara real-time.

Dalam mode otomatis, perangkat akan menyesuaikan kinerja motornya sendiri tanpa intervensi pengguna. Integrasi dengan aplikasi MyDyson memungkinkan pengguna menjadwalkan operasional, memantau grafik polusi, hingga melakukan kendali suara melalui Alexa atau Google Assistant.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!