Inilah Manus, Startup AI Singapura Pesaing OpenAI yang Dicaplok Meta Senilai Rp32 Triliun
Jum'at, 02 Januari 2026 - 09:42 WIB
Angka inilah yang membuat Meta rela membayar valuasi USD2 miliar, sesuai angka yang tadinya dikejar Manus untuk putaran pendanaan mereka berikutnya.
"Agen" Cerdas yang Melampaui Chatbot
Apa yang membuat Manus begitu istimewa hingga dihargai semahal itu? Sejak debutnya musim semi lalu, Manus bukan sekadar chatbot pasif. Mereka memposisikan diri sebagai "agen AI" yang mampu melakukan eksekusi tugas nyata.
Dalam video demo yang sempat viral, Manus memamerkan kemampuannya menyeleksi kandidat pelamar kerja, merancang rencana liburan yang kompleks, hingga menganalisis portofolio saham dengan kedalaman logika yang mumpuni.
Pihak Manus bahkan berani mengklaim bahwa teknologi mereka telah mengungguli kemampuan Deep Research milik OpenAI, pemimpin pasar saat ini.
Kepercayaan pasar terhadap Manus sudah terlihat sejak April 2025. Hanya beberapa minggu setelah peluncuran, firma modal ventura bergengsi Benchmark memimpin putaran pendanaan senilai USD75 juta (Rp 1,2 triliun), yang langsung melambungkan valuasi startup tersebut menjadi USD500 juta (Rp8 triliun).
Chetan Puttagunta, mitra umum Benchmark, bahkan langsung bergabung dalam dewan direksi.
Sebelum itu, media China mencatat bahwa sejumlah investor kelas kakap telah lebih dulu masuk, termasuk Tencent, ZhenFund, dan HSG (sebelumnya dikenal sebagai Sequoia China) melalui putaran pendanaan awal sebesar USD10 juta (Rp160 miliar).
"Agen" Cerdas yang Melampaui Chatbot
Apa yang membuat Manus begitu istimewa hingga dihargai semahal itu? Sejak debutnya musim semi lalu, Manus bukan sekadar chatbot pasif. Mereka memposisikan diri sebagai "agen AI" yang mampu melakukan eksekusi tugas nyata.Dalam video demo yang sempat viral, Manus memamerkan kemampuannya menyeleksi kandidat pelamar kerja, merancang rencana liburan yang kompleks, hingga menganalisis portofolio saham dengan kedalaman logika yang mumpuni.
Pihak Manus bahkan berani mengklaim bahwa teknologi mereka telah mengungguli kemampuan Deep Research milik OpenAI, pemimpin pasar saat ini.
Kepercayaan pasar terhadap Manus sudah terlihat sejak April 2025. Hanya beberapa minggu setelah peluncuran, firma modal ventura bergengsi Benchmark memimpin putaran pendanaan senilai USD75 juta (Rp 1,2 triliun), yang langsung melambungkan valuasi startup tersebut menjadi USD500 juta (Rp8 triliun).
Chetan Puttagunta, mitra umum Benchmark, bahkan langsung bergabung dalam dewan direksi.
Sebelum itu, media China mencatat bahwa sejumlah investor kelas kakap telah lebih dulu masuk, termasuk Tencent, ZhenFund, dan HSG (sebelumnya dikenal sebagai Sequoia China) melalui putaran pendanaan awal sebesar USD10 juta (Rp160 miliar).
Lihat Juga :