ITSEC Asia Tutup 2025 dengan Agresif: AI Jadi Senjata Utama, Akademi Siber Jadi Kunci

Selasa, 30 Desember 2025 - 13:46 WIB
Keempat, tata kelola AI. Perusahaan mendukung penggunaan AI yang aman dan patuh standar industri terdepan, memastikan teknologi ini tidak menjadi "senjata makan tuan".

Menyadari adanya kesenjangan (gap) yang lebar antara kebutuhan industri dan ketersediaan tenaga ahli di Indonesia, ITSEC Asia mengambil langkah inisiatif dengan memperkuat ITSEC Cybersecurity & AI Academy.

Ini adalah strategi "Solusi + Talenta". Akademi ini dirancang sebagai platform pengembangan kapabilitas end-to-end untuk mencetak profesional keamanan siber dan AI yang siap kerja.

“Teknologi saja tidak cukup. Masa depan dimiliki oleh mereka yang membangun kapabilitas sekaligus kapasitas,” tegas Patrick.

Akademi ini terbuka untuk mendukung berbagai organisasi, mulai dari sektor publik hingga perusahaan swasta di seluruh Indonesia, menciptakan ekosistem pertahanan yang berkelanjutan.

Menatap tahun 2026, ITSEC Asia tidak berencana mengendurkan gas. Peta jalan perusahaan mengarah pada upaya menskalakan pengembangan talenta untuk mendukung ketahanan siber nasional dan regional. Inovasi berbasis AI akan terus didorong, berlandaskan pada pertumbuhan berkelanjutan dan eksekusi yang bertanggung jawab.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!