Apple Rilis Kaus Kaki iPhone Seharga Rp3,5 Juta, Warganet Murka!
Sabtu, 15 November 2025 - 12:53 WIB
Menguji Batas Loyalitas Merek
Matt Navarra, seorang konsultan media sosial dan analis, memberikan analisis tajam dalam wawancaranya dengan BBC. Ia menyatakan bahwa harga produk ini "lebih fokus pada bentuk, branding, dan eksklusivitas daripada fungsi."Navarra mencatat bahwa "strategi penetapan harga seperti itu bukanlah hal baru dalam dunia kolaborasi dengan merek fesyen mewah atau desainer." Namun, ia menggarisbawahi risiko strategi ini. "Bagi sebagian besar konsumen, rasanya Apple sedang menguji batas loyalitas merek," ujarnya.
Peluncuran ini mengingatkan publik pada 'iPod sock' di masa lalu, produk aksesori lain dari Apple yang juga menuai cemoohan. Meskipun kolaborasi ini berakar pada sejarah panjang (desainer Issey Miyake adalah perancang turtleneck hitam ikonik mendiang Steve Jobs), produk terbaru ini dipandang gagal menerjemahkan filosofi minimalis fungsional era Jobs.
Produk edisi terbatas yang akan dirilis pada 14 November ini tampaknya lebih menargetkan kolektor niche daripada basis konsumen umum.
Namun, sentimen negatif yang meluas menunjukkan potensi erosi kepercayaan konsumen terhadap strategi penetapan harga Apple, yang dinilai semakin mengabaikan nilaigunapraktis.
(dan)
Lihat Juga :