Jaring Laba-laba Terbesar di Dunia Ditemukan, Bisa Menangkap Seekor Paus

Kamis, 06 November 2025 - 13:37 WIB
Sejumlah besar bakteri pencinta sulfur membentuk lapisan biofilm lengket yang melapisi sebagian gua.

Lapisan berlendir ini merupakan sumber makanan utama bagi larva agas kecil dan lalat, yang kemudian menjadi santapan favorit banyak laba-laba yang hidup di sana.

Bukan kebetulan, sebagian besar jaring raksasa ini ditemukan di bagian dinding tempat tim mengamati "sekumpulan lalat chironomid kecil yang luar biasa padat."

Ribuan laba-laba adalah arsitek dan pembangun jaring Gua Sulfur, tetapi spesies laba-laba lain mampu menciptakan jaring raksasa sendiri.

Yang paling mengesankan adalah laba-laba kulit kayu Darwin , yang merupakan hewan asli hutan dataran rendah Madagaskar timur.

Meskipun berukuran koin, mereka membangun jaring berbentuk bola yang membentang dari 900 hingga 28.000 sentimeter persegi (140 hingga 4.340 inci persegi), mencapai panjang hingga 25 meter (82 kaki) di perairan.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!