Data Satelit NASA Selama 24 Tahun Ungkap Hal Menakutkan Ini Bakal Terjadi di Bumi

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 18:54 WIB
Anggaran energi merupakan penggerak penting sirkulasi laut dan atmosfer , sehingga memahami secara tepat di mana Bumi mendapatkan dan kehilangan energi sangatlah penting selama krisis iklim yang semakin memburuk. Dengan menelaah data tersebut, tim menemukan bahwa albedo Bumi , atau jumlah radiasi matahari yang dipantulkannya kembali ke luar angkasa, sedang berubah.

"Sirkulasi umum sistem atmosfer-lautan berkaitan erat dengan distribusi energi radiasi dalam sistem iklim. Rata-rata, belahan bumi selatan [SH] dan belahan bumi utara [NH] memantulkan jumlah radiasi matahari yang sama, dan NH memancarkan lebih banyak radiasi gelombang panjang," jelas tim tersebut.

"Dengan menggunakan observasi satelit, kami menemukan bahwa meskipun kedua belahan bumi mengalami penggelapan, NH mengalami penggelapan lebih cepat."

Menurut tim, Belahan Bumi Utara menyerap lebih banyak radiasi matahari yang masuk daripada Belahan Bumi Selatan, sementara radiasi gelombang panjang yang keluar lebih tinggi.

Kombinasi berbagai faktor, seperti tutupan awan, tutupan salju, dan uap air di atmosfer, semuanya berkontribusi terhadap efek tersebut.

Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa ketidakseimbangan antara kedua belahan bumi dapat diimbangi oleh sirkulasi lautan dan atmosfer, tetapi penelitian saat ini menunjukkan bahwa perbedaan utama tetap ada, yang tidak diimbangi oleh sirkulasi biasa.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!