Nyaris 3.000 Perusahaan Indonesia Diserang Hacker Tiap Hari, Penyebabnya Sepele!

Senin, 06 Oktober 2025 - 14:00 WIB

Gerbang Pertahanan Dibiarkan Terbuka

Adrian Hia, Managing Director untuk Asia Pasifik di Kaspersky, menyuarakan keprihatinannya. "Pemblokiran setengah juta eksploitasi terhadap bisnis di Indonesia hanya dalam enam bulan pertama tahun ini menunjukkan betapa gigihnya para pelaku ancaman siber," ujarnya.

“Saat ini, bisnis dari semua skala bergantung pada sistem operasi mereka sebagai gerbang pertahanan yang krusial.

Membiarkan gerbang ini tanpa perlindungan menciptakan risiko keamanan yang serius. Penting bagi bisnis di Indonesia untuk memprioritaskan perbaikan kelemahan yang diketahui sehingga ancaman dapat dihentikan sebelum terlambat,” tegas Hia.

Selain serangan eksploitasi, Kaspersky juga mencatat 1.626.984 ancaman berbasis web di Indonesia pada periode yang sama, atau rata-rata 9.038 ancaman setiap hari, yang menargetkan pengguna saat menjelajahi internet.

Aplikasi AI dan 'No-Code' Jadi Incaran

Para penjahat siber terbukti sangat lincah. Mereka tidak hanya mengincar celah lama, tetapi juga bergerak cepat untuk mengeksploitasi teknologi baru yang sedang diadopsi oleh bisnis.

Platform low-code/no-code (LCNC) memudahkan siapa saja membuat aplikasi, serta kerangka kerja aplikasi berbasis AI, kini masuk dalam daftar targetutamamereka.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!