Bom Waktu Sampah Elektronik Mengancam, LG Ajak Siswa SD Jadi Pahlawan Lingkungan

Rabu, 24 September 2025 - 09:09 WIB
Strategi LG terbilang unik. Mereka menempatkan kotak pengumpulan sampah elektronik di enam titik lokasi. Tiga di antaranya berada di fasilitas korporat mereka yang sibuk: LG Service Center Pondok Labu, kantor pusat LG di Gandaria 8, dan LG ZonaSeru di CGV Central Park.

Namun, tiga lokasi lainnya justru berada di jantung pendidikan anak usia dini: SDN Ragunan 8, SDIT Pembangunan Pamulang, dan SDN Kebon Baru 07.

Ini adalah langkah strategis. LG tidak hanya mengumpulkan sampah, tetapi juga menanamkan benih kesadaran. Di sekolah-sekolah ini, LG bersama perusahaan sosial Liberty Society memberikan edukasi langsung kepada para murid tentang dampak buruk sampah elektronik terhadap kesehatan dan lingkungan.

"Edukasi ini bertujuan memberi pemahaman mendalam, juga urgensi perubahan menuju gaya hidup berkelanjutan pada usia muda,” tegas Ha Sang-chul. Ia menambahkan, langkah ini adalah investasi untuk masa depan. "LG percaya bahwa perubahan harus dimulai dari usia yang paling dini. Ini sekaligus menjadi kontribusi nyata perusahaan dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045."

Dari Sampah Menjadi Harta dan Karya Seni

Inilah bagian paling menarik dari kampanye ini. Sampah elektronik yang terkumpul tidak akan berakhir di tempat pembuangan akhir. Melalui tangan-tangan terampil di Liberty Society—yang memberdayakan perempuan terpinggirkan—limbah tersebut akan didaur ulang menjadi produk baru bermanfaat, misalnya gantungan kunci (key-chain).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!