Kecerdasan Buatan di Pasar Tradisional: UMKM Indonesia Dipaksa Kelas atau Mati Digerus Persaingan

Senin, 22 September 2025 - 11:10 WIB
"Exabytes Digital Day bukan sekadar forum diskusi, melainkan momentum transformasional," ujar Indra Hartawan, Vice President & Country Manager Exabytes Indonesia. "Kami ingin membuka akses tidak hanya pada pengetahuan, tetapi juga kesempatan agar UMKM dapat melompat ke level berikutnya dan menjadi penggerak inovasi di ekosistem bisnis digital."

Bukan Cuma Teknologi, Mental Juara Jadi Kunci

Namun, acara ini juga menyoroti fakta objektif bahwa teknologi saja tidak cukup. Banyak UMKM masih lemah dalam hal branding dan strategi pasar. Solusi yang ditawarkan adalah kolaborasi strategis dengan pemain industri yang lebih besar untuk mempercepat penetrasi pasar.

Puncak dari pembuktian konsep ini adalah GROWpreneur Competition. Kompetisi ini menjadi ajang unjuk gigi di mana UMKM ditantang menampilkan inovasi bisnis mereka. Minies Q berhasil keluar sebagai juara, jadi bukti nyata bahwa kombinasi antara produk inovatif, strategi bisnis, dan adopsi teknologi adalah formula kemenangan.

Dibuka secara resmi oleh Arshy Adini, Executive Director idEA (Indonesian E-Commerce Association), Exabytes Digital Day jadi penanda babak baru bagi UMKM Indonesia.

Pesannya sangat jelas: di era AI, tidak ada lagi tempat untuk bisnis yang berjalan biasa-biasa saja. Inovasi adalah napas, dan adaptasi teknologi adalahjantungnya.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!