Kecerdasan Buatan di Pasar Tradisional: UMKM Indonesia Dipaksa Kelas atau Mati Digerus Persaingan
Senin, 22 September 2025 - 11:10 WIB
UMKM di dorong untuk bisa memanfaatkan AI agar tetap dapat terus berinovasi. Foto: Exabytes
JAKARTA - Medan perang bisnis bagi jutaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia telah berubah selamanya. Era digital bukan lagi sekadar pilihan, melainkan keharusan.
Kini, gelombang baru yang lebih dahsyat datang menerjang: Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelligence (AI).
Pertaruhannya sangat besar, mengingat UMKM adalah tulang punggung ekonomi dengan kontribusi 61,97% terhadap PDB nasional dan menyerap 97% tenaga kerja.
Di tengah urgensi inilah, Exabytes Digital Day (EDD) 2025, diharapkan menjadi "panggilan tempur" bagi para pelaku UMKM.
Kini, gelombang baru yang lebih dahsyat datang menerjang: Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelligence (AI).
Pertaruhannya sangat besar, mengingat UMKM adalah tulang punggung ekonomi dengan kontribusi 61,97% terhadap PDB nasional dan menyerap 97% tenaga kerja.
Di tengah urgensi inilah, Exabytes Digital Day (EDD) 2025, diharapkan menjadi "panggilan tempur" bagi para pelaku UMKM.
Lihat Juga :