Jack Ma Turun Gunung, Kembali ke Alibaba untuk Rebut Lagi Tahkta Teknologi China

Selasa, 16 September 2025 - 09:53 WIB
"Jack Ma adalah figur PR terbesar, kepribadian terbesar, idola terbesar Alibaba," kata Li Chengdong, kepala lembaga riset Haitun. "Kembalinya sang bos besar berarti ia bukan lagi risiko, dan itu membuat darah semua orang kembali mendidih."

Dalam pertemuan internal di divisi komputasi awan pada bulan April, di hadapan para staf yang duduk di tangga, Jack Ma menyampaikan pesan yang membakar semangat.

"Teknologi bukan hanya tentang menaklukkan bintang dan lautan," ujarnya. "Ini tentang menjaga percikan api di dalam diri kita semua."

Misi Pertama: Perang Habis-habisan di E-Commerce

Langkah pertama Jack Ma setelah kembali adalah terjun langsung ke medan perang yang paling berdarah: e-commerce. Ia dilaporkan menjadi tokoh kunci di balik keputusan Alibaba untuk menggelontorkan dana subsidi sebesar 50 miliar yuan (sekitar Rp112 triliun).

Tujuannya? Melancarkan perang harga habis-habisan untuk merebut kembali pangsa pasar dari para rival sengit seperti JD.com dan Meituan.

Data per Juli menunjukkan Alibaba masih sedikit tertinggal di sektor pesan-antar makanan dengan pangsa pasar 43% dibandingkan Meituan yang mencapai 47%.

Obsesi Baru Bernama AI dan Tim Impian

Di luar perang harga, fokus utama Jack Ma kini adalah AI. Ia dilaporkan sangat terobsesi dengan kemajuan model AI Qwen milik Alibaba, bahkan pernah mengirim pesan kepada seorang manajer senior tiga kali dalam sehari hanya untuk meminta update.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!