Microsoft Selidiki Klaim Israel Gunakan Azure untuk Memata-matai Warga Palestina

Senin, 18 Agustus 2025 - 13:23 WIB
Pada bulan Mei, investigasi pertama tidak menemukan bukti bahwa teknologi Azure dan kecerdasan buatan (AI) digunakan oleh Israel untuk merugikan warga Gaza.

Investigasi pertama dilakukan setelah Microsoft dikritik karena memiliki kontrak untuk menyediakan layanan cloud bagi Israel senilai USD133 juta.

Tekanan terhadap Microsoft meningkat setelah laporan dari The Guardian, +972 Magazine, dan Local Call diterbitkan.

Microsoft termasuk di antara perusahaan yang masuk dalam daftar gerakan Boikot, Divestasi, dan Sanksi (BDS) internasional karena keterlibatan mereka dengan rezim Zionis yang secara aktif melakukan genosida di Palestina.

Gerakan BDS telah menyebabkan kerugian besar bagi Starbucks dan McDonald's, yang memaksa penutupan restoran di negara-negara mayoritas Muslim.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!