Gelombang Panas Global Tercatat Melebihi Batas Normal

Senin, 21 Juli 2025 - 18:04 WIB
Menurut Organisasi Meteorologi Dunia (WMO), tahun 2024 akan menjadi salah satu tahun terpanas yang pernah tercatat, dan gelombang panas semacam itu diperkirakan akan semakin sering terjadi, lebih awal, dan lebih lama di tahun-tahun mendatang.

WMO juga menjelaskan bahwa pola El Nino yang sedang berlangsung telah memperparah pemanasan global saat ini, mendorong suhu global ke tingkat yang mengancam kesehatan, pertanian, dan stabilitas ekonomi.

Dr. Emily Matthews, ilmuwan iklim di Pusat Penelitian Atmosfer Nasional (NCAR) di Amerika Serikat, mengatakan dunia kini memasuki fase di mana sistem alam sedang berjuang untuk beradaptasi.

“Kita menyaksikan dampak nyata dari perubahan iklim — sistem kesehatan yang kolaps, kebakaran yang tak terkendali, dan masyarakat miskin yang paling terdampak. Dunia belum siap,” ujarnya kepada Reuters dalam sebuah wawancara.

Secara global, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan lebih dari 61.000 kematian akan dilaporkan akibat gelombang panas di seluruh Eropa selama musim panas 2023, dan jumlah tersebut diperkirakan akan meningkat tahun ini jika tren ini berlanjut.

Para ahli memperkirakan bahwa jika langkah-langkah drastis tidak diambil untuk mengurangi emisi karbon global, gelombang panas akan menjadi fenomena yang sudah diketahui.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!