AS Berencana Melarang Teknologi China Dipakai untuk Kabel Bawah Laut
Minggu, 20 Juli 2025 - 18:51 WIB
Selain melarang penggunaan peralatan dari perusahaan-perusahaan tersebut, FCC juga mengusulkan insentif bagi perusahaan-perusahaan AS untuk memasok komponen, serta penggunaan kapal pemeliharaan milik AS untuk pekerjaan perbaikan kabel bawah laut.
Langkah ini sejalan dengan Memorandum Investasi America First Presiden Donald Trump, yang menekankan bahwa keamanan ekonomi merupakan bagian dari keamanan nasional.
FCC menyatakan bahwa investasi pada kabel bawah laut juga penting untuk mendukung pengembangan pusat data dan teknologi kecerdasan buatan (AI) di AS.
Insiden pemotongan kabel bawah laut di Laut Baltik dan di sekitar Kepulauan Matsu Taiwan, yang telah terhubung dengan kapal-kapal China, juga menjadi faktor pendorong usulan ini.
FCC juga membuka masukan publik mengenai langkah-langkah tambahan untuk memperkuat keamanan kabel bawah laut dari pengaruh luar.
Langkah ini sejalan dengan Memorandum Investasi America First Presiden Donald Trump, yang menekankan bahwa keamanan ekonomi merupakan bagian dari keamanan nasional.
FCC menyatakan bahwa investasi pada kabel bawah laut juga penting untuk mendukung pengembangan pusat data dan teknologi kecerdasan buatan (AI) di AS.
Insiden pemotongan kabel bawah laut di Laut Baltik dan di sekitar Kepulauan Matsu Taiwan, yang telah terhubung dengan kapal-kapal China, juga menjadi faktor pendorong usulan ini.
FCC juga membuka masukan publik mengenai langkah-langkah tambahan untuk memperkuat keamanan kabel bawah laut dari pengaruh luar.
(wbs)
Lihat Juga :