Pekerja Pabrik Masa Depan Telah Lahir: Robot Humanoid China Ini Bisa Bekerja 24 Jam Non-Stop, Ganti Baterai Sendiri dalam 3 Menit

Jum'at, 18 Juli 2025 - 21:52 WIB
UBTech mengklaim teknologi ini akan "mengurangi biaya perawatan oleh manusia, dan meningkatkan efisiensi produksi secara keseluruhan."

Namun, di balik janji efisiensi itu, ada sebuah pertanyaan kritis yang tak terhindarkan: Bagaimana nasib para pekerja manusia? Kemampuan robot untuk bekerja 24/7 tanpa henti adalah sebuah pukulan telak bagi pekerjaan-pekerjaan manufaktur yang bersifat repetitif. Kelahiran Walker S2 secara drastis mempercepat linimasa di mana robot tidak lagi hanya menjadi alat bantu, tetapi menjadi pengganti penuh bagi tenaga kerja manusia di lantai pabrik.

Bukan Lagi Sekadar Purwarupa di Laboratorium

Jangan salah, ini bukan lagi sekadar demo teknologi di laboratorium. UBTech, perusahaan yang didirikan pada tahun 2012 dan kini sudah melantai di bursa saham Hong Kong, telah secara aktif menguji robot-robotnya di lingkungan pabrik yang sesungguhnya.

Pada Februari 2024 lalu, video yang menunjukkan robot Walker S bekerja di lini perakitan pabrik mobil listrik Nio menjadi viral. Selain Nio, raksasa otomotif lain seperti BYD dan Zeekr juga telah menguji coba robot humanoid UBTech di fasilitas produksi mereka. Ini adalah bukti bahwa para pemain industri terbesar di dunia sudah bersiap untuk menyambut era "buruh" robot.

Sebuah revolusi sunyi tengah berlangsung di lantai-lantai pabrik. Kelahiran 'buruh' robot yang tak kenal lelah ini menjanjikan efisiensi yang luar biasa, namun juga membawa pertanyaan besar tentang masa depan pekerjaan manusia.

Walker S2 mungkin baru permulaan, namun ia adalah pertanda jelas bahwa fajar dari era otomasi penuh kinitelahtiba.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!