Berkat Demam AI, Harta Pendiri Oracle Larry Ellison Melejit Rp3.900 Triliun, Salip Kekayaan Mark Zuckerberg
Rabu, 16 Juli 2025 - 21:34 WIB
"Tahun fiskal 2026 akan menjadi lebih baik lagi," ujar CEO Oracle, Safra Catz, dengan penuh percaya diri, seolah memberi sinyal bahwa pesta ini baru saja dimulai.
Kenaikan terbaru saham Oracle sebesar 5,7% pada hari Selasa lalu bahkan dipicu oleh keputusan geopolitik:
pemerintah AS melonggarkan larangan ekspor beberapa jenis semikonduktor ke China.
Sebuah keputusan yang menguntungkan produsen chip seperti Nvidia dan AMD, yang pada gilirannya merupakan pelanggan besar bagi layanan komputasi awan Oracle. Ini adalah bukti nyata bagaimana kebijakan di Washington dapat secara instan menciptakan kekayaan triliunan Rupiah di Silicon Valley.
Dengan kekayaan yang melimpah, Ellison kini memikirkan warisannya. Ia mengumumkan melalui akun X (dulu Twitter) bahwa ia akan mengubah komitmen filantropisnya, "Giving Pledge".
Sang Veteran yang Bangkit Kembali
Kenaikan Ellison terasa ironis. Di saat para pendiri perusahaan teknologi baru yang lebih muda mendominasi berita utama, Ellison, seorang veteran Silicon Valley, justru yang tertawa paling akhir. Lebih dari 80% kekayaannya terikat pada saham dan opsi Oracle, menjadikan nasibnya sangat bergantung pada kinerja perusahaan yang ia dirikan.Kenaikan terbaru saham Oracle sebesar 5,7% pada hari Selasa lalu bahkan dipicu oleh keputusan geopolitik:
pemerintah AS melonggarkan larangan ekspor beberapa jenis semikonduktor ke China.
Sebuah keputusan yang menguntungkan produsen chip seperti Nvidia dan AMD, yang pada gilirannya merupakan pelanggan besar bagi layanan komputasi awan Oracle. Ini adalah bukti nyata bagaimana kebijakan di Washington dapat secara instan menciptakan kekayaan triliunan Rupiah di Silicon Valley.
Dengan kekayaan yang melimpah, Ellison kini memikirkan warisannya. Ia mengumumkan melalui akun X (dulu Twitter) bahwa ia akan mengubah komitmen filantropisnya, "Giving Pledge".
Lihat Juga :