WhatsApp Tepis Tuduhan Jadi Mata-mata Israel di Iran

Kamis, 19 Juni 2025 - 07:02 WIB
"Kami tidak melacak lokasi pasti Anda, tidak menyimpan log siapa yang Anda hubungi, dan tidak melacak pesan pribadi yang dikirim antar pengguna," katanya, seraya menambahkan bahwa mereka tidak memberikan informasi secara massal kepada pemerintah mana pun.

Aplikasi tersebut juga menjelaskan bahwa aplikasi tersebut menggunakan enkripsi ujung ke ujung, yang memastikan bahwa hanya pengirim dan penerima yang dapat membaca pesan yang dikirim, sementara pihak ketiga, termasuk WhatsApp sendiri, tidak memiliki akses ke konten pesan tersebut.

Iran sebelumnya telah memblokir akses ke WhatsApp dan beberapa platform media sosial lainnya, tetapi banyak pengguna di negara tersebut menggunakan jaringan privat virtual (VPN) untuk mengakses aplikasi tersebut.

WhatsApp tetap menjadi salah satu aplikasi perpesanan terpopuler di Iran, bersama dengan Instagram dan Telegram.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!