Samudra Atlantik Terdeteksi Akan Tertutup Cincin Gunung Berapi

Kamis, 12 Juni 2025 - 22:48 WIB
Namun, diperlukan banyak hal untuk membentuk batas-batas ini. Zona-zona tersebut mengharuskan lempeng tektonik untuk menekuk dan terkadang retak – sebuah proses yang sulit untuk dimulai mengingat betapa kuat dan tangguhnya lempeng-lempeng tersebut, sebagaimana yang telah ditunjukkan oleh pakar tektonik Dr. João Duarte, dari Universitas Lisbon.

Dalam sebuah makalah baru berjudul 'Zona subduksi Gibraltar menginvasi Atlantik', Duarte dan timnya menulis: "Litosfer samudra yang sudah tua (kerak dan mantel) tebal dan kuat, sehingga tahan terhadap keretakan dan pembengkokan."

Solusi yang mungkin untuk “paradoks” ini, Duarte dan timnya mengusulkan , akan muncul jika zona subduksi dapat bermigrasi dari lautan yang sudah di akhir masa hidupnya – seperti Mediterania – ke lautan yang sedang berada di puncak kehidupan geologisnya – seperti Atlantik.

Sekarang, ia dan rekan-rekannya berpendapat bahwa zona subduksi, yang saat ini tersembunyi di bawah Selat Gibraltar, pada akhirnya akan “menyerang” Atlantik.

Hal ini kemudian akan menyebabkan terbentuknya "sistem subduksi" di samudra ini – dengan kata lain, deretan gunung berapi di sepanjang garis pantai Afrika dan Iberia, atau Cincin Api Atlantik.

Terlebih lagi, ini semua akan terjadi "segera" dari sekarang, dalam istilah geologis – setidaknya 20 juta tahun dari sekarang.

Zona subduksi Gibraltar – yang dikenal sebagai Busur Gibraltar – dulunya sangat aktif, tetapi telah “melambat secara signifikan dalam jutaan tahun terakhir,” menurut penelitian Duarte yang diterbitkan dalam jurnal Geology .
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!