Jam Tangan Pintar Makin Laris, tapi Perlukah Punya di 2025?
Sabtu, 07 Juni 2025 - 09:30 WIB
Berbagai pilihan warna dan material tali, mulai dari fluoroelastomer hingga woven nylon, menegaskan bahwa target pasar perangkat ini adalah mereka yang tidak hanya peduli pada jumlah langkah harian, tetapi juga pada bagaimana jam tangan mereka serasi dengan pakaian yang dikenakan.
Pertanyaannya kembali kepada kita sebagai konsumen: apakah kita benar-benar perlu "naik level" dengan terus-menerus memantau setiap detak jantung dan kualitas tidur? Ataukah kita hanya terjebak dalam sebuah tren di mana setiap aspek kehidupan harus diukur dan dianalisisolehteknologi?
Perlukah Kita "Naik Level"?
Dengan harga mulai dari Rp1.899.000 untuk versi standar hingga Rp3.499.000 untuk versi Pro, Huawei secara agresif menargetkan segmen menengah. Mereka menggoda konsumen dengan janji untuk "membuat gaya hidup sehatmu naik level".Pertanyaannya kembali kepada kita sebagai konsumen: apakah kita benar-benar perlu "naik level" dengan terus-menerus memantau setiap detak jantung dan kualitas tidur? Ataukah kita hanya terjebak dalam sebuah tren di mana setiap aspek kehidupan harus diukur dan dianalisisolehteknologi?
(dan)
Lihat Juga :