Megah di Mata, Rentan di Belakang? Pusat Data JK6 Diresmikan, Sejauh Mana Kedaulatan Digital Kita Terjaga dari Intipan Asing?

Rabu, 04 Juni 2025 - 11:00 WIB
Menurut laporan KPMG, konsumsi layanan pusat data global menunjukkan pertumbuhan yang sangat agresif. Dari 79 gigawatt pada 2023 menjadi 90 gigawatt pada 2025, dan diperkirakan akan mencapai 180 gigawatt pada 2030! Sebuah ledakan konsumsi data yang menuntut infrastruktur yang kokoh.

Baca Juga: Komdigi Blokir Jutaan Konten Judol dan Pornografi yang Tersebar di Sosmed

Di tengah lonjakan global ini, Indonesia tidak tinggal diam. "Di kawasan Asia Pasifik, Indonesia termasuk negara dengan potensi tertinggi di dunia. Pertumbuhan kapasitas pusat data kita sebesar 66 persen adalah sinyal kuat bahwa pasar digital Indonesia berkembang pesat dan menjadi magnet global," ujar Meutya, menegaskan posisi strategis Indonesia di mata dunia.

Dengan peresmian JK6, Meutya menyebut Indonesia kini memiliki benteng digital yang dibangun oleh tangan anak bangsa sendiri, siap menghadapi tantangan era digital dan menjadi kekuatan baru dalam perekonomianberbasisAI.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!