Varian Baru Covid-19 Terdeteksi Sudah Berada di AS
Jum'at, 30 Mei 2025 - 23:25 WIB
“Kami telah mendeteksi keberadaan varian ini dalam limbah di California. Hal ini tidak mengherankan karena telah dilaporkan di Eropa dan beberapa negara bagian di AS,” jelasnya.
Ia menjelaskan bahwa varian NB.1.8.1 tidak menunjukkan tingkat 'virulensi' yang lebih tinggi daripada varian sebelumnya, tetapi memiliki kemampuan untuk menginfeksi lebih cepat dan mudah.
“Varian ini tampaknya lebih mudah menempel pada reseptor sel manusia, yang berarti memiliki potensi untuk lebih menular. Ini bukan kabar baik,” katanya.
Profesor Epidemiologi UC Berkeley, Dr. Arthur Reingold memperingatkan kemungkinan peningkatan kasus saat negara tersebut memasuki musim dingin.
“Saat kita memasuki musim gugur dan musim dingin, kita mungkin melihat peningkatan kasus, lebih banyak infeksi, lebih banyak rawat inap, dan mungkin peningkatan kematian akibat varian ini,” jelasnya.
Ia menjelaskan bahwa varian NB.1.8.1 tidak menunjukkan tingkat 'virulensi' yang lebih tinggi daripada varian sebelumnya, tetapi memiliki kemampuan untuk menginfeksi lebih cepat dan mudah.
“Varian ini tampaknya lebih mudah menempel pada reseptor sel manusia, yang berarti memiliki potensi untuk lebih menular. Ini bukan kabar baik,” katanya.
Profesor Epidemiologi UC Berkeley, Dr. Arthur Reingold memperingatkan kemungkinan peningkatan kasus saat negara tersebut memasuki musim dingin.
“Saat kita memasuki musim gugur dan musim dingin, kita mungkin melihat peningkatan kasus, lebih banyak infeksi, lebih banyak rawat inap, dan mungkin peningkatan kematian akibat varian ini,” jelasnya.
Lihat Juga :