Air Sumur di Rumah Keruh saat Kemarau? Ini Beberapa Kemungkinan Penyebabnya
Minggu, 25 Mei 2025 - 13:12 WIB
Pipa uPVC Vinilon bebas timbal, anti-karat, dan tahan lama sehingga bisa untuk mencegah kontimanasi air sumur. Pipa uPVC juga tidak mengontaminasi air yang dialirkan. Foto/Dok. SindoNews
JAKARTA - Dilangsir dari situs BMKG, musim kemarau 2025 di Indonesia berlangsung dari akhir April-Juni dan mencapai puncaknya pada Juni-Agustus. Di periode inilah kondisi serta volume air sering kali menjadi kritis.
Meski tidak semua penyebab air keruh berkaitan langsung dengan musim kemarau, kondisi yang panas dan kering dapat memperburuk permasalahan yang sudah ada. Jika air sumur di rumahmu mulai berubah warna atau berbau, bisa jadi hal-hal berikut menyebabkannya: Baca juga: Kemarau Basah Melanda Indonesia, Musim Kemarau Tetapi Hujan Deras
1. Kerusakan pada dinding sumur
Retakan atau kerusakan pada dinding sumur bisa menyebabkan tanah dan partikel kecil masuk ke dalam aur. Alhasil, air menjadi keruh dan tidak layak digunakan. Kondisi ini dapat diperparah musim kemarau karena tanah di sekitar sumur mengering, menyebabkan struktur dinding sumur menjadi rapuh dan mudah retak.
Meski tidak semua penyebab air keruh berkaitan langsung dengan musim kemarau, kondisi yang panas dan kering dapat memperburuk permasalahan yang sudah ada. Jika air sumur di rumahmu mulai berubah warna atau berbau, bisa jadi hal-hal berikut menyebabkannya: Baca juga: Kemarau Basah Melanda Indonesia, Musim Kemarau Tetapi Hujan Deras
1. Kerusakan pada dinding sumur
Retakan atau kerusakan pada dinding sumur bisa menyebabkan tanah dan partikel kecil masuk ke dalam aur. Alhasil, air menjadi keruh dan tidak layak digunakan. Kondisi ini dapat diperparah musim kemarau karena tanah di sekitar sumur mengering, menyebabkan struktur dinding sumur menjadi rapuh dan mudah retak.
Lihat Juga :