Nvidia: AS Gagal Total Bikin China Sengsara, Justru Perusahaan Kami yang Merana!

Kamis, 22 Mei 2025 - 11:44 WIB
Nvidia, dikabarkan mengakuisisi ruang baru untuk karyawannya di Shanghai, meskipun perusahaan menyatakan tidak akan mengirimkan kekayaan intelektual atau desain unit pemrosesan grafis (GPU) ke sana.

Dalam testimoninya di hadapan anggota parlemen di Washington pada April, Huang memperingatkan bahwa China dengan cepat mengejar ketertinggalan dari AS dalam pengembangan AI. " China tepat di belakang kita," kata Huang. "Kita sangat dekat. Ingat, ini adalah perlombaan jangka panjang, yang tak terbatas."

Huang juga secara khusus menyoroti kemampuan Huawei, yang dilaporkan sedang mengembangkan chip canggihnya sendiri untuk menyaingi Nvidia. "Mereka luar biasa dalam komputasi dan teknologi jaringan, semua kemampuan esensial untuk memajukan AI," ujar Huang. "Mereka telah membuat kemajuan luar biasa dalam beberapa tahun terakhir."

Baca Juga: Nvidia Memasok Chip ke Humain Arab Saudi untuk Pabrik AI

Meskipun hubungan AS dan China berada di pijakan yang goyah, Huang pada April menegaskan kepada pejabat senior Tiongkok bahwa perusahaannya akan "tanpa ragu melayani pasar China." Nvidia terus memainkan peran penyeimbang, merombak chip agar tetap patuh terhadap regulasi AS sambil menavigasi garis patahan komersial dan politik yang semakin rumit.

Peringatan Huang jelas: jika AS tidak memikirkan kembali pendekatannya, mereka berisiko kehilangan pasar China yang sangat besar dan keunggulan mereka dalam perlombaanAIglobal.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!