China Bocor Halus: Robot Humanoid Tiangong Jadi Open Source, Siapa Saja Boleh Gunakan dan Kembangkan!
Rabu, 21 Mei 2025 - 10:05 WIB
Tujuannya? Menurunkan hambatan masuk. Dengan menyediakan basis yang fleksibel, tim berharap dapat mempercepat pengembangan robotika dan mendorong aplikasi khusus di berbagai sektor—dari penelitian akademis hingga otomatisasi industri.
Baca Juga: Banggakan Robot Tesla yang Bisa Menari, Elon Musk Dipermalukan Grok
Tiangong hanyalah puncak gunung es dalam visi besar China untuk robotika. Pemerintah telah menyatakan dengan jelas: pada 2025, Tiongkok bertujuan untuk memproduksi massal robot humanoid. Pada 2027, mesin-mesin ini diharapkan mampu belajar, bernalar, dan bahkan menciptakan—ambisi yang terdengar seperti fiksi ilmiah tetapi dengan cepat menjadi kenyataan.
China juga berinvestasi besar-besaran dalam sumber daya manusia. Universitas seperti Peking dan Huazhong kini terlibat dalam perlombaan robotika ini, sementara perusahaan seperti UBtech Robotics dan Unitree mengembangkan robot dengan interaksi yang semakinmiripmanusia.
Baca Juga: Banggakan Robot Tesla yang Bisa Menari, Elon Musk Dipermalukan Grok
Tiangong hanyalah puncak gunung es dalam visi besar China untuk robotika. Pemerintah telah menyatakan dengan jelas: pada 2025, Tiongkok bertujuan untuk memproduksi massal robot humanoid. Pada 2027, mesin-mesin ini diharapkan mampu belajar, bernalar, dan bahkan menciptakan—ambisi yang terdengar seperti fiksi ilmiah tetapi dengan cepat menjadi kenyataan.
China juga berinvestasi besar-besaran dalam sumber daya manusia. Universitas seperti Peking dan Huazhong kini terlibat dalam perlombaan robotika ini, sementara perusahaan seperti UBtech Robotics dan Unitree mengembangkan robot dengan interaksi yang semakinmiripmanusia.
(dan)
Lihat Juga :