Ilmuwan Top Gambarkan Kondisi Terakhir Alam Semesta sebelum Kiamat Datang
Kamis, 15 Mei 2025 - 06:07 WIB
Mereka mampu menunjukkan proses terjadinya hal ini – yang dikenal sebagai radiasi Hawking – sekaligus membuktikan bahwa proses tersebut berlaku pada objek besar mana pun yang memiliki medan gravitasi.
Radiasi Hawking terjadi ketika sepasang partikel virtual muncul di dekat lubang hitam, tetapi salah satu lolos sementara yang lain jatuh ke dalam lubang hitam. Partikel yang lolos inilah yang membawa sebagian massa lubang hitam, yang secara efektif “menguapkannya”.
Mereka menemukan bahwa waktu penguapan bergantung pada kepadatan suatu objek, dan memberikan perhitungan tentang berapa lama (dalam tahun) yang diperlukan bagi Bulan dan manusia untuk menguap dengan cara ini, satu dengan 90 angka nol.
“Dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan semacam ini dan melihat kasus-kasus ekstrem, kami ingin lebih memahami teorinya, dan mungkin suatu hari nanti, kami mengungkap misteri radiasi Hawking,” kata van Suijlekom .
Radiasi Hawking terjadi ketika sepasang partikel virtual muncul di dekat lubang hitam, tetapi salah satu lolos sementara yang lain jatuh ke dalam lubang hitam. Partikel yang lolos inilah yang membawa sebagian massa lubang hitam, yang secara efektif “menguapkannya”.
Mereka menemukan bahwa waktu penguapan bergantung pada kepadatan suatu objek, dan memberikan perhitungan tentang berapa lama (dalam tahun) yang diperlukan bagi Bulan dan manusia untuk menguap dengan cara ini, satu dengan 90 angka nol.
“Dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan semacam ini dan melihat kasus-kasus ekstrem, kami ingin lebih memahami teorinya, dan mungkin suatu hari nanti, kami mengungkap misteri radiasi Hawking,” kata van Suijlekom .
(wbs)
Lihat Juga :