Pesawat dari Barang Rongsok Bukti Inovasi Pakistan Tak Bisa Disepelekan
Senin, 12 Mei 2025 - 20:48 WIB
Siang hari, dia bekerja sebagai penjual berondong jagung. Malam hari, dia bekerja sebagai penjaga keamanan. Dia menabung setiap rupee yang bisa dia sisihkan.
Hal pertama yang harus dia lakukan adalah mengumpulkan informasi. Fayyaz memulai dengan menonton episode Investigasi Kecelakaan Udara dari National Geographic untuk mendapatkan informasi mengenai daya dorong, tekanan udara, daya putar, dan tenaga penggerak.
Akses internet yang murah di kota tetangga membantu mengisi kekurangan. Fayyaz mengklaim dia menyambung cetak biru yang dia temukan online untuk ciptaannya.
Dia juga menjual sebagian lahan milik keluarga dan mengambil pinjaman sejumlah 50 ribu rupee atau sekitar Rp 10,3 juta dari sebuah lembaga simpan pinjam. Hingga sekarang Fayyaz masih mencicil pinjaman tersebut.
Dia dengan kreatif memanfaatkan dana minim itu. Membeli karung goni dari grosir dan membujuk seorang karyawan bengkel, yang melihatnya mencari bahan-bahan, untuk membuatkannya baling-baling.
Selanjutnya adalah uji coba. Beberapa peralatan harus diganti, desain harus diubah, kabel-kabel harus disusun ulang.
Meski keluarganya khawatir dia terobsesi, Fayyaz tidak menyerah. Hasilnya? Pesawat mungil, rapuh dan dicat biru terang.
Beresheet, pesawat ruang angkasa milik Israel berbobot 585 kilogrammes (1,290 pounds) dalam presentasi oleh lembaga nirlaba Israel SpaceIL dan BUMN Israeli Aerospace Industries di Yehud, timur Tel Aviv, 17 Desember 2018.
Hal pertama yang harus dia lakukan adalah mengumpulkan informasi. Fayyaz memulai dengan menonton episode Investigasi Kecelakaan Udara dari National Geographic untuk mendapatkan informasi mengenai daya dorong, tekanan udara, daya putar, dan tenaga penggerak.
Akses internet yang murah di kota tetangga membantu mengisi kekurangan. Fayyaz mengklaim dia menyambung cetak biru yang dia temukan online untuk ciptaannya.
Dia juga menjual sebagian lahan milik keluarga dan mengambil pinjaman sejumlah 50 ribu rupee atau sekitar Rp 10,3 juta dari sebuah lembaga simpan pinjam. Hingga sekarang Fayyaz masih mencicil pinjaman tersebut.
Dia dengan kreatif memanfaatkan dana minim itu. Membeli karung goni dari grosir dan membujuk seorang karyawan bengkel, yang melihatnya mencari bahan-bahan, untuk membuatkannya baling-baling.
Selanjutnya adalah uji coba. Beberapa peralatan harus diganti, desain harus diubah, kabel-kabel harus disusun ulang.
Meski keluarganya khawatir dia terobsesi, Fayyaz tidak menyerah. Hasilnya? Pesawat mungil, rapuh dan dicat biru terang.
Beresheet, pesawat ruang angkasa milik Israel berbobot 585 kilogrammes (1,290 pounds) dalam presentasi oleh lembaga nirlaba Israel SpaceIL dan BUMN Israeli Aerospace Industries di Yehud, timur Tel Aviv, 17 Desember 2018.
Lihat Juga :