Melatih Bicara dengan Enterprise AI Learning Agent
Selasa, 06 Mei 2025 - 10:49 WIB
"ELSA tidak hanya mengajarkan bahasa Inggris kami membantu profesional Indonesia membangun kepercayaan diri dan kesiapan global," ujar Vu Van, CEO ELSA, yang juga hadir sebagai pembicara di World Economic Forum Davos 2025.
Melalui fitur terbaru AI Learning Agent yang diluncurkan pada Maret 2025, perusahaan kini dapat menciptakan kurikulum hiper-personalisasi hanya dengan memasukkan profil mereka ke dalam platform.
Hasilnya, pelajaran disusun berdasarkan situasi nyata dan penggunaan bahasa Inggris yang relevan dengan industri dan produk perusahaan.
"Kami memahami bahwa setiap perusahaan memiliki kebutuhan komunikasi yang unik. Dengan Enterprise AI Learning Agent, kami melihat bagaimana solusi yang dipersonalisasi dapat membantu karyawan berkomunikasi lebih efektif dalam konteks pekerjaan mereka masing-masing, terutama di Indonesia," ujar Yasser Muhammad Syaiful, Country Manager ELSA Indonesia.
Google telah meluncurkan alat pembelajaran bahasa yang tidak hanya inovatif tetapi juga responsif terhadap kebutuhan nyata penggunanya.
Alat baru ini memungkinkan pengguna untuk melakukan percakapan dengan sistem kecerdasan buatan yang telah dirancang untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris mereka.
Melalui fitur terbaru AI Learning Agent yang diluncurkan pada Maret 2025, perusahaan kini dapat menciptakan kurikulum hiper-personalisasi hanya dengan memasukkan profil mereka ke dalam platform.
Hasilnya, pelajaran disusun berdasarkan situasi nyata dan penggunaan bahasa Inggris yang relevan dengan industri dan produk perusahaan.
"Kami memahami bahwa setiap perusahaan memiliki kebutuhan komunikasi yang unik. Dengan Enterprise AI Learning Agent, kami melihat bagaimana solusi yang dipersonalisasi dapat membantu karyawan berkomunikasi lebih efektif dalam konteks pekerjaan mereka masing-masing, terutama di Indonesia," ujar Yasser Muhammad Syaiful, Country Manager ELSA Indonesia.
Google telah meluncurkan alat pembelajaran bahasa yang tidak hanya inovatif tetapi juga responsif terhadap kebutuhan nyata penggunanya.
Alat baru ini memungkinkan pengguna untuk melakukan percakapan dengan sistem kecerdasan buatan yang telah dirancang untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris mereka.
Lihat Juga :