Terumbu Karang Purba Berusia 800 Tahun Ditemukan di Laut Merah
Senin, 28 April 2025 - 17:55 WIB
Terumbu Karang Purba Berusia 800 Tahun. FOTO/ INDY
RIYADH - Red Sea Global (RSG) pada hari Minggu mengumumkan penemuan penting koloni terumbu karang raksasa spesies Pavona di perairan AMAALA, pantai barat laut Arab Saudi.
BACA JUGA - Penyelundupan Terumbu Karang Merah Berhasil Digagalka n
Ukurannya hampir sama dengan pemegang rekor dunia saat ini, berukuran 32 x 34 meter, yang ditemukan di Samudra Pasifik, dan sekarang diakui sebagai koloni karang terbesar dari jenisnya yang pernah tercatat di Laut Merah.
Seperti dilansir dari Saudi Press Agency, dalam pernyataan media, RSG mengungkapkan bahwa keajaiban alam tersebut berpotensi menjadi daya tarik wisata utama bagi AMAALA melalui aktivitas menyelam, menawarkan pengalaman unik dan tak terlupakan.
Akses ke lokasi tersebut akan diizinkan bagi pengunjung sejalan dengan prinsip-prinsip pariwisata yang bertanggung jawab RSG, untuk memastikan bahwa dampak terhadap ekosistem laut diminimalkan sambil memungkinkan pengunjung untuk menikmati keindahan dunia bawah laut yang luar biasa.
Kepala Perlindungan dan Pemulihan Lingkungan RSG, Ahmed Alansari, mengatakan penemuan karang sebesar ini menunjukkan pentingnya nilai ekologi dan keindahan alam Laut Merah.
BACA JUGA - Penyelundupan Terumbu Karang Merah Berhasil Digagalka n
Ukurannya hampir sama dengan pemegang rekor dunia saat ini, berukuran 32 x 34 meter, yang ditemukan di Samudra Pasifik, dan sekarang diakui sebagai koloni karang terbesar dari jenisnya yang pernah tercatat di Laut Merah.
Seperti dilansir dari Saudi Press Agency, dalam pernyataan media, RSG mengungkapkan bahwa keajaiban alam tersebut berpotensi menjadi daya tarik wisata utama bagi AMAALA melalui aktivitas menyelam, menawarkan pengalaman unik dan tak terlupakan.
Akses ke lokasi tersebut akan diizinkan bagi pengunjung sejalan dengan prinsip-prinsip pariwisata yang bertanggung jawab RSG, untuk memastikan bahwa dampak terhadap ekosistem laut diminimalkan sambil memungkinkan pengunjung untuk menikmati keindahan dunia bawah laut yang luar biasa.
Kepala Perlindungan dan Pemulihan Lingkungan RSG, Ahmed Alansari, mengatakan penemuan karang sebesar ini menunjukkan pentingnya nilai ekologi dan keindahan alam Laut Merah.
Lihat Juga :