Israel Kenalkan Robdozer, Robot Pembunuh Berteknologi AI

Kamis, 24 April 2025 - 10:01 WIB
"Sekarang, teknologi ini digunakan dalam peperangan skala besar. Prajurit dapat mengoperasikan mesin berat tanpa harus menyusup ke zona pertempuran," katanya.

Prajurit Inggris pensiunan dan peneliti di Henry Jackson Society, Andrew Fox, mengatakan IDF mungkin merupakan pasukan militer pertama yang menggunakan kendaraan tempur yang dikendalikan dari jarak jauh di zona perang.

"Ini mengubah paradigma perang karena dapat mengurangi risiko kematian atau cedera pada tentara Zionis," katanya.

Sementara itu, John Spencer, Ketua Studi Perang Kota di Institut Perang Modern di West Point, meyakini ini adalah strategi unik untuk pertempuran di masa depan.

Namun, banyak ahli percaya bahwa teknologi canggih seperti itu masih memiliki kekurangan dan pasti akan menyebabkan lebih banyak lagi nyawa tak berdosa yang hilang di 'tangan robot'
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!