Donald Trump Yakin iPhone Bisa Dibuat di AS, Pengamat dan Apple Berkata Sebaliknya

Kamis, 10 April 2025 - 10:21 WIB
Tim Cook juga sama blak-blakannya, menggambarkan masalah ini pada 2017 di acara Fortune Magazine's Global Forum.

Baca Juga: Bye-bye iPhone Murah? Tarif Trump Bikin Kalang Kabut, Apple Store AS Diserbu Pembeli Panik!



“Yang benar adalah China berhenti menjadi negara dengan biaya tenaga kerja murah sejak bertahun-tahun yang lalu dan itu bukan alasan untuk datang ke China dari sudut pandang pasokan. Alasannya adalah karena keterampilan dan kuantitas keterampilan di satu lokasi, dan jenis keterampilan. Seperti produk yang kami buat membutuhkan perkakas yang sangat canggih dan presisi yang harus Anda miliki dalam perkakas dan bekerja dengan bahan-bahan yang kami lakukan adalah yang canggih, dan keterampilan perkakas sangat dalam di sini. Anda tahu di AS, Anda bisa mengadakan pertemuan insinyur perkakas, dan saya tidak yakin kita bisa memenuhi ruangan ini. Di China Anda bisa memenuhi beberapa lapangan sepak bola,” beber Cook saat itu.

“Anda membangun (rantai pasokan) itu di AS dengan pabrik di Virginia Barat dan New Jersey. Harganya menjadi USD3.500 (Rp56 juta) untuk iPhone," ungkap Dan Ives, kepala riset teknologi global di perusahaan jasa keuangan Wedbush Securities.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!