Donald Trump Yakin iPhone Bisa Dibuat di AS, Pengamat dan Apple Berkata Sebaliknya

Kamis, 10 April 2025 - 10:21 WIB
loading...
Donald Trump Yakin iPhone...
Tim Cook pernah mengatakan bahwa manufaktur iPhone tidak mungkin dilakukan di Amerika Serikat. Foto: Sandisk
A A A
AMERIKA - Gedung Putih menegaskan keyakinan Presiden Donald Trump bahwa iPhone dapat diproduksi di Amerika Serikat, meski ada keraguan dari para analis bahkan eksekutif Apple sendiri.

Kisruh perang tarif antara Amerika dan China terus berkecamuk. Sekretaris pers Gedung Putih Karoline Leavitt membuat pernyataan yang mengejutkan. Ia menyebut, produk seperti iPhone secara realistis dapat beralih ke manufaktur AS.

“Jika Apple tidak berpikir Amerika Serikat bisa melakukannya, mereka mungkin tidak akan memberikan sejumlah besar uang," mengutip rencana investasi Apple sebesar USD500 miliar yang baru-baru ini diumumkan.

Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick mengatakan bahwa dampak tarif artinya nanti akan berdampak bahwa ada banyak pekerja di Amerika yang “memasang sekrup kecil untuk membuat iPhone" datang ke AS. Namun, Leavitt berkata, “kita memiliki tenaga kerja, kita memiliki sumber daya untuk melakukannya.”

Dalam biografi Walter Isaacson, Steve Jobs, dengan jelas menggambarkan pertemuan antara Jobs dan Presiden Barack Obama pada 2010 dan 2011, di mana Jobs menjelaskan bahwa masalahnya adalah Amerika kekurangan 30.000 insinyur terlatih yang dibutuhkan untuk mendukung tenaga kerja pabrik yang dapat menyaingi 700.000 pekerja yang dipakai di China.

Apple mempekerjakan 700.000 pekerja pabrik di China, kata Jobs, dan itu butuh 30.000 insinyur di tempat untuk mendukung para pekerja itu. “Anda tidak dapat menemukan sebanyak itu di Amerika untuk dipekerjakan,” katanya.

Tim Cook juga sama blak-blakannya, menggambarkan masalah ini pada 2017 di acara Fortune Magazine's Global Forum.

Baca Juga: Bye-bye iPhone Murah? Tarif Trump Bikin Kalang Kabut, Apple Store AS Diserbu Pembeli Panik!

“Yang benar adalah China berhenti menjadi negara dengan biaya tenaga kerja murah sejak bertahun-tahun yang lalu dan itu bukan alasan untuk datang ke China dari sudut pandang pasokan. Alasannya adalah karena keterampilan dan kuantitas keterampilan di satu lokasi, dan jenis keterampilan. Seperti produk yang kami buat membutuhkan perkakas yang sangat canggih dan presisi yang harus Anda miliki dalam perkakas dan bekerja dengan bahan-bahan yang kami lakukan adalah yang canggih, dan keterampilan perkakas sangat dalam di sini. Anda tahu di AS, Anda bisa mengadakan pertemuan insinyur perkakas, dan saya tidak yakin kita bisa memenuhi ruangan ini. Di China Anda bisa memenuhi beberapa lapangan sepak bola,” beber Cook saat itu.

“Anda membangun (rantai pasokan) itu di AS dengan pabrik di Virginia Barat dan New Jersey. Harganya menjadi USD3.500 (Rp56 juta) untuk iPhone," ungkap Dan Ives, kepala riset teknologi global di perusahaan jasa keuangan Wedbush Securities.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Huawei, Oppo, vivo,...
Huawei, Oppo, vivo, Xiaomi, dan Honor Dituduh Contek Teknologi iPhone
Teknologi Baru yang...
Teknologi Baru yang Akan Ada di iPhone 18 Pro Bocor
Apple Ancam Siap Hapus...
Apple Ancam Siap Hapus Grok Milik Elon Musk dari App Store
Astronot Artemis II...
Astronot Artemis II Ternyata Bawa iPhone 17 Pro Max ke Bulan
Cara Deteksi Modus Penipuan...
Cara Deteksi Modus Penipuan Pakai HP Samsung dan iPhone
Apple Siap Kenalkan...
Apple Siap Kenalkan MacBook Pro dengan Layar Sentuh Akhir Tahun
Tersangka Kasus Bea...
Tersangka Kasus Bea Cukai Gunakan 'Dana Operasional' untuk Beli iPhone Istri
Siapa John Ternus, Bos...
Siapa John Ternus, Bos Baru Apple Pengganti Tim Cook?
Apple Terjun di Formula...
Apple Terjun di Formula 1, Begini Ekosistem Teknologinya
Rekomendasi
Ini Poin-poin Penting...
Ini Poin-poin Penting Kesepakatan AS-Iran, Diteken di Jenewa Jumat Mendatang
TB Hasanuddin Kritik...
TB Hasanuddin Kritik Pelibatan Komcad dalam Pengamanan Demo Mahasiswa: Berpotensi Picu Konflik Horizontal
Toyota Fortuner Generasi...
Toyota Fortuner Generasi Terbaru Resmi Diperkenalkan, Ini Tampangnya
Berita Terkini
Xbox Hadapi Tekanan...
Xbox Hadapi Tekanan Keuangan, CEO Mengancam Restrukturisasi
Huawei, Oppo, vivo,...
Huawei, Oppo, vivo, Xiaomi, dan Honor Dituduh Contek Teknologi iPhone
Untuk Pertama Kalinya...
Untuk Pertama Kalinya dalam Sejarah, Vaksin Buatan AI Diuji pada Manusia
Superkomputer Prediksi...
Superkomputer Prediksi 4 Pesepak Bola yang Bersinar di Piala Dunia 2026
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Eropa Wajibkan Pelabelan...
Eropa Wajibkan Pelabelan Konten yang Dihasilkan AI
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved