CEO Nvidia Akui Kehebatan Huawei: Sanksi AS Kurang Tepat, Mereka Kuasai Pasar!
Sabtu, 22 Maret 2025 - 12:00 WIB
"Tidak ada yang mengundang kami ke konsorsium. Tidak ada yang mengundang saya. Mungkin orang lain terlibat, tetapi saya tidak tahu. Mungkin ada pertemuan. Saya tidak diundang."
Komentarnya menyusul laporan Reuters yang menyatakan bahwa TSMC sedang berdiskusi dengan Nvidia, Broadcom, dan AMD untuk mengoperasikan fasilitas manufaktur Intel.
Baca Juga: DeepSeek Dapatkan Chip Nvidia Dituding dari Singapura
Menurut laporan dari perusahaan riset pasar Canalys, Huawei mengalami peningkatan pengiriman ponsel pintar di China pada 2023, meskipun ada sanksi AS.
Laporan dari Counterpoint Research menunjukkan bahwa Huawei telah membuat kemajuan signifikan dalam pengembangan chip AI, yang berpotensi menyaingi produk dari Nvidia.
Pada 2023, pendapatan global Huawei mencapai USD97 miliar atau Rp1.522triliun.
Komentarnya menyusul laporan Reuters yang menyatakan bahwa TSMC sedang berdiskusi dengan Nvidia, Broadcom, dan AMD untuk mengoperasikan fasilitas manufaktur Intel.
Baca Juga: DeepSeek Dapatkan Chip Nvidia Dituding dari Singapura
Menurut laporan dari perusahaan riset pasar Canalys, Huawei mengalami peningkatan pengiriman ponsel pintar di China pada 2023, meskipun ada sanksi AS.
Laporan dari Counterpoint Research menunjukkan bahwa Huawei telah membuat kemajuan signifikan dalam pengembangan chip AI, yang berpotensi menyaingi produk dari Nvidia.
Pada 2023, pendapatan global Huawei mencapai USD97 miliar atau Rp1.522triliun.
(dan)
Lihat Juga :