Polusi Udara Merenggut 7 Juta Nyawa Setiap Tahun
Jum'at, 21 Maret 2025 - 09:00 WIB
Polusi Udara Menyebabkan Jutaan Kematian
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan bahwa hampir 7 juta orang meninggal setiap tahun akibat paparan udara yang tidak sehat. "Menghirup udara yang tercemar dalam jangka waktu yang lama dapat menyebabkan penyakit pernapasan, penyakit Alzheimer, dan kanker," kata Ahamad. Dia percaya langkah-langkah mendesak diperlukan untuk memerangi ancaman ini.Kualitas Udara dan Kehidupan Sehari-hari
"Jika Anda memiliki air yang buruk, tidak ada air, Anda dapat meminta orang untuk menunggu setengah jam sehari, air akan datang. Tetapi jika Anda memiliki udara yang buruk, Anda tidak dapat meminta orang untuk berhenti bernapas," kata Ahamad, menekankan pentingnya tindakan segera.Pusat-pusat perkotaan yang tercemar seperti Byrnihat di timur laut India menunjukkan betapa berbahayanya emisi industri. Tempat-tempat lain, termasuk bagian dari Kongo dan Pakistan, terus berjuang dengan kabut asap yang terlihat dan masalah kesehatan.
Contoh Kemajuan
Beberapa kota besar telah mulai memperkenalkan peraturan yang lebih ketat tentang emisi kendaraan. Yang lain telah meningkatkan transportasi umum dan merangkul bentuk energi yang lebih bersih. Beijing, Seoul, dan Rybnik di Polandia telah melihat perbaikan dari penerapan kebijakan yang membatasi materi partikulat dan emisi nitrogen dioksida. Mereka juga telah berinvestasi dalam infrastruktur yang mendukung pejalan kaki dan mengurangi kemacetan.Asia Tenggara Bersatu Melawan Polusi Udara
Sepuluh negara Asia Tenggara telah bergabung dalam pakta Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) yang bertujuan untuk mencegah kabut lintas batas. Kabut ini sering berasal dari kebakaran hutan besar yang berkobar selama musim kemarau.Meskipun hasilnya beragam, langkah-langkah kolaboratif ini menawarkan harapan. Banyak pengamat mengatakan koordinasi yang lebih kuat masih diperlukan.
Lihat Juga :