Apple Umumkan Tarik Diri dari Industri Kacamata Pintar
Kamis, 06 Februari 2025 - 18:54 WIB
Apple awalnya berencana menghubungkan kacamata ini ke iPhone, tetapi perangkat tersebut tidak memiliki daya yang cukup untuk menjalankan fitur-fitur canggih yang diinginkan.
Untuk mengatasi kendala ini, Apple mencoba mengintegrasikan kacamata dengan Mac. Namun, hasil pengujian internal menunjukkan bahwa solusi ini juga tidak memuaskan para eksekutif perusahaan. Akhirnya, setelah berkali-kali mengalami kegagalan dalam pengujian, Apple memutuskan untuk menghentikan proyek N107 sepenuhnya.
Dengan pembatalan proyek ini, Apple semakin tertinggal dalam persaingan teknologi kacamata pintar. Meta terus mengembangkan kacamata AR Ray-Ban mereka dengan fitur yang lebih canggih, sementara Samsung sudah mendekati tahap akhir dalam pembuatan kacamata pintar mereka.
Keputusan Apple untuk membatalkan proyek ini menunjukkan betapa sulitnya mengembangkan teknologi AR dalam bentuk yang lebih praktis dan ringan.
Meski demikian, Apple masih memiliki Vision Pro sebagai perangkat AR premium mereka. Namun, dengan harga yang tinggi dan ukuran yang masih besar, perusahaan harus mencari cara lain untuk tetap bersaing di industri ini.
Untuk mengatasi kendala ini, Apple mencoba mengintegrasikan kacamata dengan Mac. Namun, hasil pengujian internal menunjukkan bahwa solusi ini juga tidak memuaskan para eksekutif perusahaan. Akhirnya, setelah berkali-kali mengalami kegagalan dalam pengujian, Apple memutuskan untuk menghentikan proyek N107 sepenuhnya.
Dengan pembatalan proyek ini, Apple semakin tertinggal dalam persaingan teknologi kacamata pintar. Meta terus mengembangkan kacamata AR Ray-Ban mereka dengan fitur yang lebih canggih, sementara Samsung sudah mendekati tahap akhir dalam pembuatan kacamata pintar mereka.
Keputusan Apple untuk membatalkan proyek ini menunjukkan betapa sulitnya mengembangkan teknologi AR dalam bentuk yang lebih praktis dan ringan.
Meski demikian, Apple masih memiliki Vision Pro sebagai perangkat AR premium mereka. Namun, dengan harga yang tinggi dan ukuran yang masih besar, perusahaan harus mencari cara lain untuk tetap bersaing di industri ini.
(wbs)
Lihat Juga :