Ketakutan Manusia terhadap Kecerdasan Buatan membuat AI Semakin Canggih
Selasa, 28 Januari 2025 - 06:17 WIB
Laporan tersebut menambahkan bahwa model Open AI dan Google "melaporkan tingkat risiko replikasi diri terendah" dan LLM yang digunakan memiliki "parameter yang lebih sedikit dan kemampuan yang lebih lemah".
Studi ini belum ditinjau sejawat sehingga tidak jelas apakah hasil ini dapat direplikasi oleh peneliti lain.
Seorang pria secara terbuka mengaku mengandalkan AI sebagai uluran tangan, menggunakannya untuk mengirimkan 1.000 lamaran pekerjaan saat ia tidur dan bangun dengan hasil yang luar biasa . Sementara itu, sebuah penelitian telah mengungkap dampak mengejutkan dari seringnya penggunaan kecerdasan buatan terhadap otak kita , khususnya di kalangan Gen Z.
Studi ini belum ditinjau sejawat sehingga tidak jelas apakah hasil ini dapat direplikasi oleh peneliti lain.
Seorang pria secara terbuka mengaku mengandalkan AI sebagai uluran tangan, menggunakannya untuk mengirimkan 1.000 lamaran pekerjaan saat ia tidur dan bangun dengan hasil yang luar biasa . Sementara itu, sebuah penelitian telah mengungkap dampak mengejutkan dari seringnya penggunaan kecerdasan buatan terhadap otak kita , khususnya di kalangan Gen Z.
(wbs)
Lihat Juga :