TikTok Hidup Kembali di AS, Apakah Drama Pemblokiran Sudah Berakhir?

Senin, 20 Januari 2025 - 16:19 WIB
Baru-baru ini, ia mengatakan bahwa TikTok memiliki “tempat khusus di hatinya”. Trump memuji aplikasi tersebut karena membantunya memenangkan suara pemilih muda dalam pemilihan umum 2024.

TikTok berhenti berfungsi untuk pengguna AS pada Sabtu malam sebelum undang-undang yang menutupnya dengan alasan keamanan nasional berlaku pada hari Minggu.

Ia mengatakan akan "memperpanjang jangka waktu sebelum larangan undang-undang tersebut berlaku, sehingga dapat membuat kesepakatan untuk melindungi keamanan nasional AS."

"Saya ingin Amerika Serikat memiliki 50% posisi kepemilikan dalam usaha patungan," tulisnya di platform Truth Social miliknya.

Jangan Berubah

Meskipun lega, beberapa pengguna bertanya-tanya apakah perubahan struktur kepemilikan perusahaan pada akhirnya akan mengubah pengalaman TikTok.

"Saya teringat ketika Elon membeli Twitter dan bagaimana hal itu secara dramatis mengubah sentimen keseluruhan dan bagaimana orang-orang berinteraksi di aplikasi tersebut. Jadi itu membuat saya sangat khawatir," kata Kelly Sites, 38, merujuk pada pembelian situs media sosial yang sekarang dikenal sebagai X oleh miliarder Elon Musk.

"Saya tidak ingin algoritma TikTok berubah," kata Sites, seorang pembuat konten paruh waktu yang berbasis di Kansas City, Kansas.

Algoritma yang diandalkan TikTok untuk operasinya dianggap sebagai inti dari keseluruhan operasi ByteDance. Ini yang membuat penjualan aplikasi dengan algoritma sangat tidak mungkin. Demikian laporan Reuters pada April 2024.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!