TikTok Hidup Kembali di AS, Apakah Drama Pemblokiran Sudah Berakhir?

Senin, 20 Januari 2025 - 16:19 WIB
Sementara masa depan TikTok masih belum jelas, banyak kreator yang mencari nafkah dari TikTok mengaku kesal dengan pemerintah.

"Saya pikir ini adalah momen yang sangat menyedihkan dalam sejarah," kata Richard "Chuck" Fasulo, 37, seorang mekanik dan auto-influencer dari Duchess County, New York.

Fasulo mengatakan kepada Reuters bahwa aplikasi tersebut membantunya keluar dari hutang, meningkatkan pendapatannya lebih dari dua kali lipat, dan membawa keluarganya berlibur untuk pertama kalinya pada musim panas lalu. Menghadapi momok kehilangan peluang bisnis yang disediakan aplikasi tersebut bukanlah pengalaman yang menyenangkan.

"Saya pikir saya dan banyak orang lain, sedang membenci pemerintah AS," kata Fasulo, yang memiliki sekitar 400.000 pengikut.

Baca Juga: Pengguna TikTok Diimbau Menyaksikan Pelantikan Donald Trump, Ada Apa?

"Saya akan memilih melakukan aksi politik daripada kehilangan TikTok selamanya," kata Charlotte Warren, 31, seorang pembuat konten kencan di Austin, Texas, kepada Reuters.

Tanpa TikTok, dia mengatakan bisa kehilangan hingga USD60.000 pendapatan tahunan, lebih dari 200.000 pengikut, dan tidak yakin apakah akan terus memposting konten ke platform lain.

"Saya hanya ingin aplikasisayakembali."
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!