Santa Ana Jadikan Los Angeles dan California Hangus Terbakar dalam Sekejap Mata

Minggu, 12 Januari 2025 - 10:40 WIB
Terbaru, mengutip CBS News, kebakaran yang meluas di wilayah Los Angeles telah menghancurkan seluruh lingkungan dan memaksa puluhan ribu orang mengungsi.

Kantor koroner Los Angeles County melaporkan sedang menyelidiki 11 kematian yang terkait dengan kebakaran ini. Lebih dari 300.000 penduduk berada di bawah perintah evakuasi atau peringatan.

Lebih dari 58 mil persegi telah terbakar, dan bahaya masih berlanjut karena angin yang menyulut api diperkirakan akan melemah pada Jumat, tetapi meningkat kembali pada Sabtu malam.

Angin Santa Ana terbentuk ketika area bertekanan tinggi muncul di atas Great Basin, yang meliputi sebagian besar Nevada serta sebagian dari Oregon, Idaho, dan Utah. Udara kering ini kemudian bergerak ke arah barat daya menuju California, melewati pegunungan dan menuruni lereng dengan kecepatan tinggi.

Fenomena ini terjadi karena adanya perbedaan tekanan antara Great Basin yang memiliki tekanan tinggi dan sistem tekanan rendah di lepas pantai California. Perbedaan tekanan yang ekstrem menyebabkan udara bergerak dengan kecepatan tinggi ke arah pantai. Saat melewati pegunungan seperti Pegunungan San Gabriel, udara mengalami pemanasan dan kehilangan kelembapan, sehingga menjadi lebih kering dan panas.

Kombinasi antara angin kencang, udara kering, dan kondisi vegetasi yang mudah terbakar menciptakan kondisi ideal bagi penyebaran kebakaran hutan di California Selatan. Tahun ini, keadaan semakin diperburuk oleh periode kekeringan ekstrem. Di pusat kota Los Angeles, curah hujan sejak Oktober 2024 hanya mencapai 0,4 cm, membuat lanskap semakin rentan terhadap api.

Kekeringan yang terjadi sejak Oktober 2024 turut memperburuk situasi ini, karena vegetasi yang sangat kering menjadi bahan bakar yang mudah terbakar bagi kobaran api.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!