Teliti Keadaan Matahari saat Kiamat, Imuwan Temukan Kesamaan dengan Penjelasan di Islam
Jum'at, 27 Desember 2024 - 22:48 WIB
Sekarang, sekelompok astronom di Universitas California, Berkeley, telah mengamati lebih dekat sistem planet melalui teleskop Keck 10 meter.
Bukan tidak mungkin planet tersebut pernah dihuni oleh kehidupan miliaran tahun lalu.
Temuan mereka menunjukkan bahwa ketika matahari kita akhirnya memasuki fase raksasa merah (tahap akhir sebelum kematian), ia akan mengembang dan menelan Merkurius dan Venus.
"Saat ini kami belum memiliki konsensus apakah Bumi dapat terhindar dari ditelan oleh matahari raksasa merah," kata penulis utama Keming Zhang, seorang peneliti pascadoktoral di Universitas California San Diego, dalam sebuah pernyataan.
"Bagaimanapun, planet Bumi hanya akan dapat dihuni selama sekitar satu miliar tahun lagi, di mana pada saat itu lautan Bumi akan menguap akibat efek rumah kaca yang tak terkendali - jauh sebelum risiko ditelan oleh raksasa merah," lanjutnya.
Rekan penulis studi tersebut, Jessica Lu, menambahkan: "Sistem yang ditemukan Keming ini adalah contoh sebuah planet - mungkin planet mirip Bumi yang awalnya berada pada orbit yang sama dengan Bumi - yang selamat dari fase raksasa merah bintang induknya."
Bukan tidak mungkin planet tersebut pernah dihuni oleh kehidupan miliaran tahun lalu.
Temuan mereka menunjukkan bahwa ketika matahari kita akhirnya memasuki fase raksasa merah (tahap akhir sebelum kematian), ia akan mengembang dan menelan Merkurius dan Venus.
"Saat ini kami belum memiliki konsensus apakah Bumi dapat terhindar dari ditelan oleh matahari raksasa merah," kata penulis utama Keming Zhang, seorang peneliti pascadoktoral di Universitas California San Diego, dalam sebuah pernyataan.
"Bagaimanapun, planet Bumi hanya akan dapat dihuni selama sekitar satu miliar tahun lagi, di mana pada saat itu lautan Bumi akan menguap akibat efek rumah kaca yang tak terkendali - jauh sebelum risiko ditelan oleh raksasa merah," lanjutnya.
Rekan penulis studi tersebut, Jessica Lu, menambahkan: "Sistem yang ditemukan Keming ini adalah contoh sebuah planet - mungkin planet mirip Bumi yang awalnya berada pada orbit yang sama dengan Bumi - yang selamat dari fase raksasa merah bintang induknya."
Lihat Juga :