Henry si Buaya Playboy, Umur 124 Tahun dan 10.000 Anak, Masih Strong!
Rabu, 18 Desember 2024 - 09:11 WIB
Reptil, dibandingkan dengan banyak vertebrata lainnya, juga tidak menunjukkan tanda-tanda penurunan kemampuan fisiologis yang nyata seiring bertambahnya usia.
Sifat biologis lain mungkin juga berkontribusi pada umur panjang Henry. Teori menyatakan bahwa protein yang ditemukan dalam darah buaya Nil mungkin memiliki sifat antibakteri dan membantu mereka melawan infeksi dan penyakit. Demikian pula, beberapa peneliti mengklaim bahwa mikrobioma usus mereka dapat berkontribusi pada sistem kekebalan tubuh mereka yang kuat.
Baca Juga: Inilah Henry si Buaya Tertua di Dunia: 123 Tahun, 10.000 Keturunan!
Mempelajari penuaan buaya seperti Henry bisa jadi menantang karena para peneliti harus menangkap mereka di masa bayi, menandai mereka, lalu mengikuti mereka sepanjang hidup mereka. Karena itu, banyak teori seputar rahasia penuaan reptil bersifat spekulatif, seperti peran sistem kekebalan dan mikrobioma mereka, kata Austad. "(Buaya) hidup lebih lama daripada karier ilmuwan yang mempelajarinya,"katanya.
Sifat biologis lain mungkin juga berkontribusi pada umur panjang Henry. Teori menyatakan bahwa protein yang ditemukan dalam darah buaya Nil mungkin memiliki sifat antibakteri dan membantu mereka melawan infeksi dan penyakit. Demikian pula, beberapa peneliti mengklaim bahwa mikrobioma usus mereka dapat berkontribusi pada sistem kekebalan tubuh mereka yang kuat.
Baca Juga: Inilah Henry si Buaya Tertua di Dunia: 123 Tahun, 10.000 Keturunan!
Mempelajari penuaan buaya seperti Henry bisa jadi menantang karena para peneliti harus menangkap mereka di masa bayi, menandai mereka, lalu mengikuti mereka sepanjang hidup mereka. Karena itu, banyak teori seputar rahasia penuaan reptil bersifat spekulatif, seperti peran sistem kekebalan dan mikrobioma mereka, kata Austad. "(Buaya) hidup lebih lama daripada karier ilmuwan yang mempelajarinya,"katanya.
(dan)
Lihat Juga :