Beberapa Observatorium China Tangkap Gambar Asteroid Jatuh Bumi
Minggu, 08 Desember 2024 - 21:26 WIB
Pada pukul 16.15 (UTC) tanggal 3 Desember, asteroid tersebut memasuki atmosfer bumi dekat Siberia bagian timur dan terbakar, menciptakan bola api yang terang. Waktu antara deteksi pertama asteroid dan jatuhnya ke Bumi kurang dari 12 jam.
Teleskop di CAS Purple Mountain Observatory (PMO), observatorium Lenghu di Provinsi Qinghai, Tiongkok barat laut, dan Observatorium Xingming di Daerah Otonomi Uygur Xinjiang, juga di barat laut Tiongkok, semuanya menangkap gambar asteroid tersebut.
Dalam waktu dua jam setelah jatuhnya, Pusat Planet Kecil Persatuan Astronomi Internasional menerima total 64 observasi dari seluruh dunia dan secara resmi menetapkan asteroid tersebut sebagai 2024 XA1, menurut laporan tersebut.
Kekuatan destruktif dari asteroid dekat Bumi yang berdampak pada Bumi sangat besar, dan peringatan dini serta pertahanan terhadap asteroid tersebut sangat penting untuk keselamatan manusia. Namun, sebagian besar asteroid dekat Bumi tidak terdeteksi sebelum menabrak Bumi karena terbatasnya kapasitas observasi kita, kata Zhang.
“Pencapaian ini akan memberikan dukungan ilmiah yang kuat bagi upaya Tiongkok dalam peringatan dini dan pertahanan terhadap asteroid dekat Bumi,” ujarnya.
Observatorium Lijiang terletak di daerah lintang rendah dengan ketinggian lebih dari 3.200 meter, menjadikannya salah satu lokasi observatorium astronomi terbaik di Tiongkok untuk mengamati langit malam.
Teleskop di CAS Purple Mountain Observatory (PMO), observatorium Lenghu di Provinsi Qinghai, Tiongkok barat laut, dan Observatorium Xingming di Daerah Otonomi Uygur Xinjiang, juga di barat laut Tiongkok, semuanya menangkap gambar asteroid tersebut.
Dalam waktu dua jam setelah jatuhnya, Pusat Planet Kecil Persatuan Astronomi Internasional menerima total 64 observasi dari seluruh dunia dan secara resmi menetapkan asteroid tersebut sebagai 2024 XA1, menurut laporan tersebut.
Kekuatan destruktif dari asteroid dekat Bumi yang berdampak pada Bumi sangat besar, dan peringatan dini serta pertahanan terhadap asteroid tersebut sangat penting untuk keselamatan manusia. Namun, sebagian besar asteroid dekat Bumi tidak terdeteksi sebelum menabrak Bumi karena terbatasnya kapasitas observasi kita, kata Zhang.
“Pencapaian ini akan memberikan dukungan ilmiah yang kuat bagi upaya Tiongkok dalam peringatan dini dan pertahanan terhadap asteroid dekat Bumi,” ujarnya.
Observatorium Lijiang terletak di daerah lintang rendah dengan ketinggian lebih dari 3.200 meter, menjadikannya salah satu lokasi observatorium astronomi terbaik di Tiongkok untuk mengamati langit malam.
Lihat Juga :