Kirim Pesan Komunikasi lewat Mimpi Akan Segera Terwujud

Selasa, 15 Oktober 2024 - 13:38 WIB
Selama penelitian, para peserta tidur di rumah terpisah ketika para peneliti REMspace menciptakan sebuah kata melalui bahasa yang unik dan memancarkannya di antara mereka.

Berbicara tentang eksperimen tersebut, CEO dan pendiri REMspace Michael Raduga berkata, "Kemarin, berkomunikasi dalam mimpi tampak seperti fiksi ilmiah. Besok, hal itu akan menjadi sangat umum sehingga kita tidak akan dapat membayangkan hidup kita tanpa teknologi ini."

"Ini membuka pintu bagi aplikasi komersial yang tak terhitung jumlahnya, membentuk kembali cara kita berpikir tentang komunikasi dan interaksi di dunia mimpi," tambahnya.

Para ilmuwan masih perlu meninjau atau meniru teknologi tersebut. Namun, jika teknologi ini divalidasi, teknologi ini akan menjadi tonggak penting dalam penelitian tidur dan dapat membantu perawatan kesehatan mental dan pelatihan keterampilan, kata REMspace.

REMspace telah menggunakan "peralatan yang dirancang khusus" untuk bertukar pesan sederhana antara dua individu melalui mimpi jernih, kata perusahaan itu.

Dalam penelitian tersebut, kedua peserta diminta tidur di rumah terpisah dan gelombang otak mereka dilacak oleh peralatan dari jarak jauh dan datanya dimasukkan ke server.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!